"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 5:31-47;

Saya kutip sebagian:

Yoh 5:37
Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,
Yoh 5:38
dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
Yoh 5:39
Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
Yoh 5:40
namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
--------
Yoh 5:46
Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.
Yoh 5:47
Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?"
--------

Dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu

Saudaraku,
dengan berbagai cara Tuhan bersabda kepada kita.
Membaca Injil adalah salah satu cara saya untuk mendengarkan Sabda-Nya.
Ada baiknya kita hati-hati dalam membaca Injil, harus dengan semangat dan sikap "mendengar" bukan "mempelajari atau menyelidiki".
Atau dengan tujuan untuk mencari "keuntungan diri", nyata di hadapan kita ada banyak orang yang "jualan ayat kitab suci".

Saudaraku,
ada banyak hal yang tersembunyi yang hanya akan dinyatakan kepada orang-orang yang rendah hati.
Tidak ada kecerdasan budi yang mampu menyelami putusan-putusan Tuhan.
Dan jika ingin firman Tuhan tinggal dan menetap dalam hidup batin kita, buanglah jauh-jauh "pikiran pemberontak".
Saya kira kita telah mengetahui bahwa hal kerajaan surga bukan sesuatu yang untuk diselidiki.
Tidak perlu mencari-cari asal kata ini dan kata itu, bahasa yunaninya apa bahasa ibrani apa dan lain sebagainya.
Saya percaya para penerjemah Injil hanya menuliskan apa yang Roh Kudus katakan kepadanya.
Apabila telinga kita selalu mengarah kepada Allah, rendah hati, taat dan patuh kepada-Nya, telinga kita akan dibuatnya mendengar dan mata kita akan dibuatnya melihat.
Dan kita akan menjadi tanah yang subur sehingga firman Tuhan tumbuh dan kita akan memperoleh hidup, bukan hanya sekedar hidup namun hidup yang berbuah.

Saudaraku,
mari dengarkanlah firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, saya ulangi: dengan sungguh-sungguh.
Maka Firman itu akan tinggal menetap di dalam diri kita dan memurnikan hidup kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 26 Maret 2020

Allah Bapa kami
Hari ini kami bergembira
Namun esok hari bisa saja kami bersusah hati
Kami percayakan seluruh rencana hidup kami hanya kepada-Mu ya Bapa
Supaya kami memperoleh hidup

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)