Injil Lukas 21:20-28;
Saya kutip ayat: 25-28;
Luk 21:25
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
Luk 21:26
Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.
Luk 21:27
Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Luk 21:28
Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."
-------------
Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini
Saudaraku,
Injil Lukas Pasal 21 ayat 6-36, memang dipercaya sebagai pengajaran tentang akhir zaman, yaitu tanda-tanda sebelum kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya.
Tentunya bagi kita orang kristiani, semua itu tidak ada yang menakutkan.
Sebab Injil dengan sangat jelas mengajarkan kita, menuntun kita bagaimana kita hidup sebagai orang yang percaya kepada Anak Allah.
Sesungguhnya bukan hanya tentang ketakutan oleh karena tanda-tanda dahsyat seperti yang tertulis di dalam injil.
Namun jika kita berani jujur, dunia ini dipenuhi dengan ketakutan, misalnya ketidakpastian hari-hari yang akan kita lalui.
Sebab tidak ada satupun manusia yang mampu memastikan apa yang terjadi di esok hari.
Terlebih pandemi covid-19 saat ini menyebabkan ketakutan dan kecemasan dimana-mana di seluruh dunia.
Mempengaruhi semua usia, kaya dan miskin, mempengaruhi semua usaha dan pekerjaan, mempengaruhi kebiasaan hidup sehari-hari.
Saudaraku,
memang sebagai manusia tidak akan pernah terlepas dari rasa takut, tetapi manusia memiliki kemampuan untuk mengendalikan rasa takut itu.
Terlebih kita sebagai umat kristiani, kita tidak sendirian, ada Roh Kudus yang senantiasa menyertai kita dan firman Tuhan yang hidup selalu menguatkan kita.
Yesaya 26:3:
Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.
1 Yohanes 4:17-18:
Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini.
Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
Saudaraku,
pikiran mempengaruhi tubuh dan tubuh juga mempengaruhi pikiran.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita, Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu(Bdk Rm 12:3)
Rasa takut bukanlah penyakit, namun mempengaruhi cara berpikir atau pola pikir, dengan demikian akan berpengaruh pula pada tindakan.
Misalnya orang yang takut miskin atau takut kekurangan, ia akan cenderung pelit atau kikir.
Maka marilah kita membaharui akal budi kita, pikiran kita supaya tidak serupa dengan dunia ini.
Jangan kiranya hidup kita dikuasai oleh rasa takut sebab ketakutan melumpuhkan dan lalu tidak mampu melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan.
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.(Yoh 14:1)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 26 November 2020
Allah Bapa kami
Segala-galanya Engkau atur dengan bijaksana
Dan Engkau selalu mengulurkan tangan untuk kami
Ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Kami mohon teguhkanlah kami supaya kami tidak mudah dipengaruhi oleh keadaan
Sehingga hati kami hanya terarah ke hadirat-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
