"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Markus 4:21-25;

Mrk 4:21
Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.
Mrk 4:22
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.
Mrk 4:23
Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"
Mrk 4:24
Lalu Ia berkata lagi: "Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.
Mrk 4:25
Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya."
--------

Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!

Saudaraku,
saya punya banyak teman guru, mereka bercerita tantangan terberat dalam mengajar bukan bagaimana membuat anak menguasai materi yang diajarkan.
Namun menumbuhkan motivasi anak untuk belajar dan supaya mereka memiliki "daya juang".

Saudaraku,
setiap kita telah mendengar firman Tuhan, namun pertanyaannya apakah Firman itu mampu menumbuhkan motivasi dan kita memiliki daya juang hidup dalam kehendak Allah?
Saya kira itulah yang dimaksud Tuhan Yesus, siapa bertelinga hendaklah mendengar!
Firman ada dan hidup dalam diri kita, menerangi langkah kaki kita.
Tetapi "godaan untuk menyimpang" lebih lantang bersuara dan terlihat lebih terang.
Maka jika kita tidak memiliki daya juang, pasti akan kalah.
Sebab dunia itu nyata namun Firman Tuhan hanya "katanya", kata Romo atau Pendeta.
Jika demikian akan terjadi "sakit kepala" di dalam hati.
Sadar kepalanya sakit, tetapi yang merasakan hatinya, maka tidak akan ada dokter yang bisa menyembuhkannya.

Saudaraku,
Di dalam Kristus, jalan Tuhan jalan kebenaran itu sangat jelas terlihat dan rintangannya pun jelas terlihat.
Untuk melaluinya membutuhkan ketaatan supaya menumbuhkan daya juang terus menerus.
Oleh karena itu mari tetap bersatu dengan Tuhan Yesus, dengan berbgai cara.
Dan janganlah biarkan diri kita "diancam oleh dunia", saat kita "disuguhi kekurangan-kekurangan kita" lalu kita dibuatnya cemas.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 30 Januari 2020

Allah Bapa kami
Hampir setiap saat kami mendengar suara-Mu
Setiap hari kami melihat kuasa-Mu
Ampunilah kami ya Bapa
Sebab seringkali kami lebih percaya oleh pikiran kami sendiri
Karena jalan-Mu terlihat sulit untuk dilalui

Ya Bapa
Kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Supaya kami tidak lagi peduli dengan kata manusia
Sehingga Firman berkuasa atas kehendak kami

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)