"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 8:31-42;

Yoh 8:51
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
Yoh 8:52
Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.
Yoh 8:53
Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?"
Yoh 8:54
Jawab Yesus: "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami,
Yoh 8:55
padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya.
Yoh 8:56
Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita."
Yoh 8:57
Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?"
Yoh 8:58
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."
Yoh 8:59
Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.
--------

Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya

Saudaraku,
ketekunan orang-orang kudus adalah gambaran bahwa kitapun mampu "menjaga firman Tuhan" dengan sedemikian rupa sehingga hidup kita "berada dalam firman itu".
Yesus adalah Tuhan dan sebagai manusia Ia bukan hanya seorang tokoh masa lalu, namun Ia memberikan Roh Kudus kepada kita.
Roh itulah yang mnegajar kita dalam memahami firman Tuhan dan Roh Kudus menjadi "daya" kekuatan bagi kita supaya tetap hidup dalam firman itu.
Bagi orang yang tidak mengenalnya, kepercayan kita akan "Firman yang hidup" sangat sulit untuk diterima atau dipahami.
Sebab tanpa diawali dengan penyerahan diri kepada Tuhan Yesus, manusia hanya melihat firman atau sabda Tuhan, seperti sebuah aturan atau hukum.
Pada akhirnya hanya mengusahakan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan.
Dengan demikian melakukan perintah-perintah Allah hanya oleh karena takut hukuman.
Padahal Allah itu kasih dan Allah ingin semua manusia yang dikasihinya itu "hidup".

Saudaraku,
oleh karena iman, kita mengetahui bahwa Allah itu tidak menghukum.
Manusia ditarik dan dipikat oleh keinginannya sendiri.
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
(Yak 1:15)
Jadi dengan sangat jelas bahwa jika kita hidup dalam firman Tuhan, kita tidak akan mengalami maut.
Sebaliknya jika kita "hidup dalam keinginan", kita binasa oleh dan dalam keinginan itu.
Maka tergantung kita sendiri, kita memilih hidup atau memilih maut.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 7 April 2022

Tuhan Yesus
Kuasa-Mu Kau nyatakan setiap hari
Kami mohon dengan sungguh hati ampunilah kami
Jika Kau dapati kami hidup dalam keinginan kami sendiri
Dab berilah kami semangat dan kekuatan untuk memelihara firman-Mu supaya tumbuh dan berbuah

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 
Nilai butir ini
(1 Pilih)