"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 24:35-48;

Saya salin ayat: 39-48:

Luk 24:39
Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."
Luk 24:40
Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
Luk 24:41
Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?"
Luk 24:42
Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
Luk 24:43
Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.
Luk 24:44
Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."
Luk 24:45
Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Luk 24:46
Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
Luk 24:47
dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
Luk 24:48
Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
------------

Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan dalam nama-Nya ada pertobatan dan pengampunan dosa

Saudaraku,
alangkah bahagianya kita umat kristiani, karena Tuhan kita bukan Tuhan yang menghukum.
Ia Maha Pengampun dan menerima siapa saja yang sungguh-sungguh bertobat.
Di dunia ini, suatu kesalahan selalu diikuti hukuman atau denda.
Jika Tuhan menuntut denda kepada manusia, adakah satu saja manusia yang bisa membayarnya?
Sebab kesalahan manusia dihadapan Tuhan, tidak terhitung jumlahnya.

Saudaraku,
saya menyebut umat kristiani adalah umat Tuhan yang berbahagia, sebab dalam Tuhan Yesus ada pertobatan dan pengampunan.
Maka kita harus senantiasa mengingat pengampunan itu, kita harus tahu diri telah diampuni, jangan sampai berbuat kesalahan lagi.
Demikian pula kita harus berani dan rajin memeriksa keadaan diri sendiri, sebab manusia sering berbuat salah.
Misalnya mudah dan cepat oleh karena perbuatan atau ucapan orang lain, tetapi jarang menyadari bahwa orang lain menderita karena perbuatan kita.
Kita diutus untuk mewartakan pertobatan dan pengampunan, bukan menghakimi orang lain.
Pandanglah diri kita sendiri dengan jujur dan adil, dengan demikian kita tidak akan pernah punya alasan untuk menghukum atau mengadili orang lain.
Ingat Sabda Tuhan, kita adalah saksi pertobatan dan pengampunan.
Hati-hati loh.. ngomongin kejelekkan orang lain sama saja dengan menghakimi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 8 April 2021

Tuhan Yesus Kristus
Kami mohon Roh Kudus-Mu menerangi hati kami
Supaya kami memiliki hati nurani yang bersih
Dan supaya tidak ada prasangka buruk dan hati kami penuh dengan pengampunan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(1 Pilih)