Injil Matius 5:13-16;
Mat 5:13
"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Mat 5:14
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
Mat 5:15
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Mat 5:16
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
----------
Kamu adalah garam dunia, kamu adalah terang dunia
Saudaraku
kemurnian adalah salah satu makna garam dalam Injil.
Garam melambangkan pengorbanan, penyangkalan diri dan mati terhadap diri sendiri adalah bagian dari menjadi seorang murid.
Perhatikan bahwa garam bukanlah untuk dirinya sendiri, garam adalah bumbu untuk makanan.
Dalam bentuk apa pun, garam dimaksudkan sebagai instrumen rahmat untuk melindungi seseorang dari kerusakan akibat kejahatan yang terjadi sebagai penyakit dosa, pengaruh setan atau manifestasi kejahatan lainnya.
Contohnya, pada awal pelayanan Nabi Elisa, ia dipanggil untuk memurnikan air Yerikho yang dikutuk(Bdk 2Raja 2:21) dan Elisa menggunakan garam yang menghilangkan racun dari air tersebut sehingga air itu dapat kembali diminum.
Saudaraku,
ada tantangan bagi kita untuk memastikan bahwa kehidupan kita sehari-hari mencerminkan nilai-nilai Kerajaan Allah, sehingga ketika orang melihat cara kita hidup, mereka dapat melihat bahwa kita berbeda karena suatu alasan.
Tidakkah kita mendengar Tuhan Yesus mengatakan kepada kita untuk menjadi garam dan terang di dunia, agar kita dapat menguatkan mereka yang tenggelam dalam kemewahan dan menerangi mereka yang hidup dalam kekhawatiran?
Nah, marilah kita memastikan bahwa setiap aspek kehidupan kita memancarkan terang Kristus.
Saudaraku
mereka dalam kehidupan kita mungkin membandingkan perilaku kita dengan orang lain yang mereka kenal yang bukan kristiani.
Mungkin tidak secara detil tetapi setidaknya secara sadar.
Jadi permenungannya adalah, apakah kita hidup dalam terang Kristus dan hidup kita memancarkan terang Kristus?
Apakah ucapan dan perbuatan kita seperti garam, membumbui kehidupan orang-orang dikehidupan kita, menrangi hati dan pikiran mereka sehingga mereka melihat dan mengalami belas kasih dan kuasa Allah melalui hidup kita?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 9 Juni 2026
Allah Bapa kami
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan rencana dan kehendakMu
Dan kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu menjadi garam dan terang dunia
Sebab untuk itulah Engkau menyelamatkan kami
Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa.. Amin
