Injil Matius 12:1-8;
Mat 12:1
Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.
Mat 12:2
Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat."
Mat 12:3
Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,
Mat 12:4
bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?
Mat 12:5
Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?
Mat 12:6
Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.
Mat 12:7
Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.
Mat 12:8
Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."
-----------
Di sini ada yang melebihi Bait Allah, karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat
Saudaraku,
Bangsa Israel memiliki sejarah dua atau tiga ribu tahun bersama Tuhan mereka, yang disebut "Tuhan" alih-alih YHWH yang misterius, sebuah istilah yang hanya diucapkan oleh Imam Besar pada Yom Kippur.
Kitab Keluaran menceritakan tentang awal hubungan yang penuh tekanan dan pertumpahan darah, dengan banyaknya wabah yang menimpa Mesir.
Anak Domba Paskah disembelih, dipanggang dan dibagikan dan darahnya dipercikkan di ambang pintu gubuk-gubuk orang Ibrani.
Setiap ritual diatur dengan cermat.
Selama beberapa ribu tahun berikutnya, orang Ibrani, yang kini tercerahkan oleh Taurat, mengalami pasang surut dalam hidup berkenan dihadapan Tuhan, sebagian besar karena menyembah dewa-dewa.
Mereka bahkan harus menanggung beberapa pengasingan dan banyak dari mereka meninggal.
Dan yang tersisa pada abad pertama di zaman Tuhan Yesus adalah umat yang berada dalam perbudakan Roma, dengan kepemimpinan yang terpecah antara Farisi dan Saduki.
Tetapi mereka semua adalah orang-orang yang bertahan hidup, dalam arti sebenarnya, masing-masing kelompok memiliki keunikan tersendiri.
Kaum Farisi berdiri di belakang Hukum dan mengawasi setiap orang.
Dan itulah yang mereka lihat pada Yesus dan murid-murid-Nya, yang melanggar Sabat.
Saudaraku,
yang lebih besar dari Bait Allah adalah Allah yang disembah di Bait Allah.
Keadilan dan belas kasihan, yaitu kasih kepada Allah dan sesama, lebih penting daripada menaati hukum ritual.
Tuhan Yesus, Putra Allah dan Putra Manusia, adalah Tuhan atas hari Sabat dan "Musa baru" yang menetapkan Hukum Baru dari Perjanjian Baru-Nya dalam DarahNya.
Kasih kepada Allah dan sesama, lebih penting daripada menaati lebih dari enam ratus hukum ritual dari bait suci.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 17 Juli 2026
Tuhan Yesus
Kami bukan hanya percaya kepadaMu
Kami telah mengalami hari-hari yang damai dan penuh kasih bersamaMu
Kami mengucap syukur dan terimakasih
Kami siap menghadirkan belas dan kuasaMu dalam kehidupan kami sehari-hari
Dan kami percaya penyertaanMu sempurna dalam hidup kami
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk melawan segala keluh kesah dan segala bentuk ketakutan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa