Injil Matius 22:34-40;
Mat 22:34
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
Mat 22:35
dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
Mat 22:36
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Mat 22:37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Mat 22:38
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Mat 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 22:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
------------
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri
Saudaraku,
deskripsi terbaik tentang jenis kasih yang diperintahkan Tuhan Yesus, dijelaskan oleh Santo Thomas Aquinas.
Ia berkata, “Mencintai seseorang tidak lain adalah mendoakan kebaikan bagi orang itu, menginginkan apa yang baik untuk mereka.” Tuhan Yesus menceritakan kisah orang kaya dan pengemis miskin Lazarus, Ia menempatkan orang kaya itu pada nasib yang mengerikan, dan Lazarus di pangkuan Abraham, sebuah analogi tentang surga.
Bahkan setetes air pun tidak akan diberikan untuk meringankan penderitaan orang yang di neraka karena kekikiran dan ketidakpekaannya sendiri.
Saudaraku,
Gereja mengajarkan bahwa ketika kita menghembuskan napas terakhir, ketika kita menghadap Tuhan Yesus, yang adalah Juruselamat dan Hakim kita, Ia akan mengundang kita untuk bersaksi apakah kita telah hidup dan mati dalam kasih.
Dan kemudian kita akan, berdasarkan ingatan kita yang jelas tentang hidup kita, memutuskan dalam kondisi seperti apa kita akan menghabiskan kekekalan.
Mereka yang wafat dalam kasih akan dipersatukan dengan Kasih Sempurna, Tritunggal Mahakudus.
Mereka yang telah menjalani hidup egois, tanpa kasih dan pengampunan, akan menjadi santapan di pesta neraka.
Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajak kita untuk memeriksa hati nurani kita dan memutuskan bagaimana kita akan menjalani sisa hidup kita.
Memutuskan untuk mengasihi mungkin akan mengalami beberapa ketidaknyamanan.
Tetapi kita harus mengasihi dan kita harus mengasihi seperti yang Tuhan Yesus lakukan, sampai ke Kalvari.
Meluangkan waktu melayani orang miskin dan memelihara belas kasih.
Kita tidak dapat mengharapkan kehidupan yang baik, baik di dunia maupun di akhirat, kecuali kita mengasihi sesama kita seperti diri kita sendiri.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 21 Agustus 2026
Tuhan Yesus
Engkau adalah teladan belas kasih yang sempurna
Wafatmu di kayu salib untuk menyelamatkan kami adalah teladan belas kasih yang tertinggi
Kami mohon mampukan kami setiap hari untuk menyalibkan keinginan daging dan mengalahkan cinta diri, tetap teguh dan setia hidup dalam belas kasihMu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa