Cetak halaman ini

Injil Yohanes 11:3-7, 17, 20-27, 33b-45;

Ayat 20-27, 39-45:

Yoh 11:20
Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah.
Yoh 11:21
Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.
Yoh 11:22
Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya."
Yoh 11:23
Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit."
Yoh 11:24
Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman."
Yoh 11:25
Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
Yoh 11:26
dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"
Yoh 11:27
Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."
---------
Yoh 11:39
Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
Yoh 11:40
awab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
Yoh 11:41
Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
Yoh 11:42
Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."
Yoh 11:43
Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!"
Yoh 11:44
Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
Yoh 11:45
Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya.
-----------

Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman

Saudaraku,
ketika Yesus, yang tampak sangat mirip dengan Mesias karena perkataan dan mukjizat-Nya, benar-benar datang ke Yerusalem, sekelompok pejabat korup yang menjalankan kota itu bersekongkol dengan pejabat Romawi menolak-Nya.
Inilah orang yang menunjukkan melalui perbuatan-perbuatan-Nya yang perkasa bahwa Ia mungkin dapat mewujudkan nubuat Yehezkiel dan Yeremia serta semua nabi lainnya.
Ia telah menunjukkan kuasa-Nya.
Ia telah mengampuni dosa.
Ia telah membangkitkan orang mati, Lazarus.
Namun para petinggi di kota itu, yang telah menjadi kaya raya karena kekuasaan dan kekayaan yang dikumpulkan melalui berbagai macam pencurian, berkumpul untuk membahas Yesus ini, mereka melihat tanda-tanda yang telah Ia lakukan sebagai ancaman, bukan penggenapan.
Mereka tidak hanya melihat Yesus sebagai orang ajaib, tetapi jika mereka memperhatikan, mereka seharusnya juga tahu bahwa Ia mengklaim kesetaraan dengan Allah.
Ia mengkritik semua sekte terkemuka—orang Farisi, Saduki dan para kolaborator, sehingga mereka takut akan pemberontakan rakyat dan penggulingan kekuasaan serta kekayaan mereka secara paksa.
Jadi, ketika pemimpin besar, Kayafas, imam besar, mengambil alih pembicaraan, ia tanpa ragu menyebut mereka semua bodoh dan kemudian melakukan apa yang menurutnya merupakan pemikiran yang jahat: “Adalah baik bagimu jika satu orang mati untuk bangsa itu, supaya seluruh bangsa itu tidak binasa.

Saudaraku,
Yesus memang akan wafat, bukan hanya untuk orang Yahudi, tetapi untuk setiap manusia sebelum abad pertama, pada abad itu dan selamanya sesudahnya sampai akhir dunia.
Itu berarti untuk kita, sehingga setelah diampuni dosa-dosa kita, kita dapat memasuki hubungan dengan Allah seperti yang digambarkan oleh Yehezkiel, Yeremia dan semua nabi lainnya.
Yang perlu kita lakukan hanyalah percaya kepada Tuhan Yesus, Juruselamat kita dan dengan kuasa sakramen, hidup dan mati dalam kasih.
Kita kemudian akan menjadi bagian dari reuni agung di surga itu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 22 Maret 2026

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah mengampuni dosa-dosa kami
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Belas kasihMu nyata dalam hidup kami
Kami mohon bimbinglah kami, kuasailah hati dan pikiran kami dengan rencana dan kehendakMu
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam ketaatan

Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa.. Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)