"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 3:23-38;

Yoh 2:1
Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
Yoh 2:2
Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
Yoh 2:3
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
Yoh 2:4
Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
Yoh 2:5
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
Yoh 2:6
Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
Yoh 2:7
Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
Yoh 2:8
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.
Yoh 2:9
Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu?dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya?ia memanggil mempelai laki-laki,
Yoh 2:10
dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."
Yoh 2:11
Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
Yoh 2:12
Sesudah itu Yesus pergi ke Kapernaum, bersama-sama dengan ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya dan murid-murid-Nya, dan mereka tinggal di situ hanya beberapa hari saja.
--------

Pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya

Saudaraku,
mujizat air menjadi anggur adalah mujizat yang sangat terkenal dan mujizat pertama dari Tuhan Yesus.
Dan disaat itu pula Tuhan Yesus menyatakan bahwa Kerajaan Allah telah datang.
Dengan peristiwa air menjadi anggur Tuhan Yesus adalah tanda bahwa Kerajaan Allah telah datang dan mengajak kita untuk masuk kedalam "kehidupan baru".
Lalu kehidupan baru seperti apa?

Saudaraku,
kita diajak supaya hidup kita membawa perubahan.
Supaya melalui hidup kita, setiap orang menerima belas kasih Allah dan "melihat keselamatan".
Jangan biarkan hari-hari berlalu begitu saja, manfaatkan waktu sebaik-baiknya dan selalu sadari bahwa Roh Allah tinggal dalam diri kita.
Karena kita dipilih untuk "membawa perubahan".
Sadarilah selalu Tuhan Yesus sedang berkarya melalui hidup kita.
Maka mari kita berusaha untuk hidup sedemikian rupa supaya setiap orang mengalami "perubahan" dalam kuasa Allah melalui hidup kita.
Berhati-hatilah dalam pergaulan.
Hidup kita harus mengilhami teman-teman kita dengan kasih kepada Allah dan membawa perubahan ke kehidupan baru, hidup dalam perintah Allah, bukan lagi jadi budak perintah manusia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 7 Januari 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah memberikan hidup yang baru kepada kami
Kami adalah ciptaan baru yang hidup dalam belas kasih dan kuasa-Mu
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup dalam ketaatan
Sehingga hidup kami membawa perubahan dan pertobatan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 3:23-38;

Luk 3:23
Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,
Luk 3:24
anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf,
Luk 3:25
anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai,
Luk 3:26
anak Maat, anak Matica, anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda,
Luk 3:27
anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel, anak Sealtiel, anak Neri,
Luk 3:28
anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er,
Luk 3:29
anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi,
Luk 3:30
anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim,
Luk 3:31
anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak Daud,
Luk 3:32
anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,
Luk 3:33
anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak Yehuda,
Luk 3:34
anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor,
Luk 3:35
anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,
Luk 3:36
anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,
Luk 3:37
anak Metusalah, anak Henokh, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan,
Luk 3:38
anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.
--------

anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah

Saudaraku,
Matius menelurusi silsilah Tuhan Yesus sampai Abrahan untuk orang-orang Yahudi.
Saya sangat yakin Matius sangat-sangat mengerti tentang orang-orang Yahudi.
Tujuannya supaya mereka "mereka melihat Allah".
Sejarah panjang bangsa Yahudi hidup dalam penjajahan, mereka memiliki banyak pahlawan dan mengajarkan kepada anak-anaknya.

Saudaraku,
bagi kita saat ini tatangannya lebih sulit untuk mengenalkan Tuhan Yesus kepada semua orang.
Sebab tuhan orang-orang zaman ini adalah "keduniawian".
Mengapa sulit?
Karena orang-orang yang bertuhan kepada keduniawian "tidak merasa tertindas".
Sehingga mereka tidak membutuhkan "pembebasan".

Saudaraku,
kita adalah rasul-rasul Kritus, kita dipilih untuk menghadirkan kerajaan Allah.
Di zaman ini tidak cukup kita berteriak-teriak memberitakan siapa Raja kita.
Namun yang sungguh sangat tepat adalah "menjaga ucapan dan perbuatan kita dengan sangat hati-hati".
Sehingga setiap orang di hidup kita mengalami hidup dalam kerajaan Allah, Allah yang kita sembah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 6 Januari 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih kuasa-Mu selalu hadir dalam hidup kami
Yang menjadi kekuatan kami untuk hidup taat kepada perintah-Mu
Kami sadar Engkau memilih kami supaya hidup kami menjadi perwujudan belas kasih, kuasa dan keselamatan
Oleh karena itu setiap kami lelah, kami datang kepada-Mu, memohon pertolongan-Mu
Supaya kami tidak mudah tergoda oleh tipuan dunia dan segala jerat hawa nafsu rasa

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 1:43-51;

Yoh 1:43
Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
Yoh 1:44
Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus.
Yoh 1:45
Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."
Yoh 1:46
Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
Yoh 1:47
Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
Yoh 1:48
Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
Yoh 1:49
Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
Yoh 1:50
Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."
Yoh 1:51
Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."
--------

Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"

Saudaraku,
pemuridan bukanlah suatu paksaan namun tindakan sukarela.
"Ikutlah Aku!".. ini bukan perintah tetapi panggilan.
Lalu permenungannya: apakah kita menanggapi terpanggil itu?
Memang kita telah dibaptis, tetapi apakah kita telah sungguh-sungguh menjadi murid dan menjadi saksi?

Saudaraku,
"panggilan" itu adalah rahmat terbesar, bersyukurlah kepada-Nya.
Kita bukan hanya menjadi seorang murid tetapi juga sebagai anak-anak Allah.
Bangunlah kesadaran itu, supaya dalam segala hal dan dalam segala keadaan ucapan dan perbuatan kita memancarkan belas kasih dan kuasa Allah.
Betapa menyedihkan apabila "hidup kita TIDAK memberi kesan bahwa kita adalah murid-murid Kristus".
Sebab Allah ingin berkarya melalui hidup kita.
Maka marilah kita selalu berusaha "menjadi seorang rasul" dari para rasul.
Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.(Mat 5:13)
Kita adalah garam, hai jiwa merasul! Namun jika kita menjadi tawar ....

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 5 Januari 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memanggil kami dan menjadikan kami murid-Mu
Kami mohon berilah kami ketekunan hidup dalam kerasulan
Dan doronglah kami supaya selalu berupaya untuk meniru kehidupan para rasul-Mu
Sehingga hidup kami menjadi saksi-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 1:35-42;

Yoh 1:35
Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya.
Yoh 1:36
Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"
Yoh 1:37
Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.
Yoh 1:38
Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
Yoh 1:39
Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat.
Yoh 1:40
Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus.
Yoh 1:41
Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."
Yoh 1:42
Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."
--------

Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus

Saudaraku,
Yohanes Pembaptis membagikan "penglihatannya" tentang Tuhan Yesus kepada muridnya.
Dan melalu Injil kita pun mengetahui para rasul dan saya yakin orang-orang yang telah melihat dan mendengarkan Tuhan Yesus juga membagikan penglihatan dan pendengaran itu kepada semua orang dihidupnya dengan berbagai cara.
Apakagi mereka yang telah menerima mujizat, pasti mereka menjadi saksi kebesaran dan kuasa Allah.
Lalu peremengungannya: kita telah menerima belas kasih Allah dan melihat keajaiban Allah.
Apakah hidup kita menjadi pewarta Anak Domba Allah?

Saudaraku,
Yohanes melalui injilnya mengajak kita supaya hidup kita menjadi pewarta Anak Domba Allah.
Kita diajak untuk membagikan apa yang telah kita temukan didalam Tuhan Yesus, kepada setiap orang dihidup kita.
Juga kita harus benar-benar hati-hati dalam "bermedia sosial".
Sadari dan jaga dengan sungguh-sungguh bahwa kita adalah seorang kristiani, murid-murid Tuhan Yesus.
Kita telah dipilih untuk mewartakan kabar suka cita dari Allah.
Jaga dengan sungguh-sungguh konten yang kita unggah di media sosial.
Dan jangan asal meneruskan konten atau berita apapun, meskipun hanya konten lucu-lucuan.
Karena walaupun kita menganggap lucu atau menganggap penting, belum tentu lucu dan penting bagi orang lain.
Dan bisa menjadi kebiasaan yang buruk, mencari eksistensi bahkan kesombongan supaya terlihat selalu "up to date" atau paling mengerti duluan tentang segala sesuatu.

Saudaraku,
Tuhan Yesus telah menyelamatkan kita dan memilih kita untuk menjadi "pewarta Firman-Nya".
Maka mari kita sadari dan jaga dengan sungguh-sungguh cara kita berbicara, cara kita menyikapi segala sesuatu dan cara kita bermedia sosial.
Ingatlah selalu bahwa "hidup kita telah dipilih oleh Tuhan Yesus" untuk menjadi rasul-Nya.
Kirstenkanlah ucapan, tulisan dan perbuatan kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 4 Januari 2023

Tuhan Yesus
Kami sadar Engkau selalu membangkitkan semngat untuk merasul
Kami pun mendengar dan melihat perintah-Mu
Namun terkadang keinginan cinta diri, kesombongan diri lebih berkuasa atas diri kami
Oleh karena itu kami mohon ampunilah kami
Dan kami mohon bangkitkanlah semangat kerasulan dalam diri kami setiap hari
Sehingga dalam segala keadaan kami setia mewartakan belas kasih, kuasa dan pengampunan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 1:29-34;

Yoh 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
Yoh 1:30
Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.
Yoh 1:31
Dan aku sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel."
Yoh 1:32
Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
Yoh 1:33
Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
Yoh 1:34
Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."
--------

Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia

Saudaraku,
"domba" mengacu kepada hewan kurban yang secara ritual atau seremonial untuk "rekonsiliasi" dengan Allah.(Lih Im 1:1-13)
Dan seperti yang dikatakan oleh Yohanes Pembaptis, kita pun percaya bahwa Tuhan Yesus telah menghapus dosa kita.
Di dalam Kristus, kita adalah ciptaan baru, dosa kita telah dihapus oleh Tuhan Yesus.
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.(2Kor 5:17)

Saudaraku,
apa artinya "di dalam Kristus"?
Di dalam segala hal kita harus selalu menyadari bahwa kita telah diselamatkan dengan darah Kristus, dengan salib.
Ia telah menebus dosa kita dan menjadikan kita anak-anak Allah.
Sadarilah dan akuilah bahwa kita itu lemah dan kodrat manusia cenderung kepada kejahatan sebab daging selalu menuntut kenikmatan.
Degan kesadaran itu maka kita akan selalu hati-hati dan selalu "memberi tempat" untuk Allah dalam hidup kita.
Serahkan diri kepada "didikan Allah", sekarang.
Jangan menunggu lain waktu, ingat esok itu belum tentu ada!

Saudaraku,
tidak pernah ada pengajaran di dunia ini yang seperti ajaran Kritus.
Semua nabi hanya mengajar dan menyampaikan firman Allah.
Tetapi Tuhan Yesus bukan hanya mengajar, Ia sendiri Firman dan Ia memberikan hidup-Nya untuk penebusan dosa manusia.
Sekaligus menjadi teladan bagi kita, agar kita pun juga *berani menyalibkan daging*.
Sebab Tuhan Yesus mengetahui, kedagingan manusia TIDAK BISA DIATUR dengan larangan-larangan ataupun aturan.
Karena manusia cenderung cinta diri.
Maka berbahagialah dan mari kita mengucap syukur karena "kematian Anak Domba Allah" menjadi kekuatan bagi kita sehingga kita sanggup mengalahkan "kedagingan".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 3 Januari 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kebodohan kami
Sebab seringkali hati kami masih lekat kepada hal-hal duniawi
Dan kami mohon berilah kami keberanian untuk memandang salib
Dan kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk setiap hidup dalam salib itu
Supaya kami tidak mudah diperbudak oleh daging

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa