"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 15:1-10;

Luk 15:1
Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
Luk 15:2
Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."
Luk 15:3
Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
Luk 15:4
"Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?
Luk 15:5
Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,
Luk 15:6
dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.
Luk 15:7
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."
Luk 15:8
"Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?
Luk 15:9
Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.
Luk 15:10
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."
---------

Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat

Saudaraku,
kedua perumpamaan, domba yang hilang dan dirham yang hilang, menggambarkan sukacita surgawi ketika seorang pendosa bertobat.
Dan Allah sangat aktif mencari dan memanggil setiap orang untuk bertobat.
Lalu permenungannya:
Jika saat ini Saudara jauh dari Allah, lekaslah bertobat.
Jika saat ini Saudara setia hidup dalam kehendak Allah, jaga dengan hati-hati supaya ucapan dan perbuatan kita mampu membuat setiap orang dihidup kita melihat Allah yang maha pengampun.

Saudaraku,
Allah peduli dengan orang-orang yang terhilang dan Allah aktif memanggil dan mencari mereka.
Maka menjadi tanggung jawab kita juga, sebagai anak-anak Allah.
Saya sangat sedih jika melihat anak-anak Allah justru lebih banyak "menghaikimi kesalahan atau kekurangan" sesamanya.
Seharusnya jika tidak mampu membawanya kedalam pertobatan, cukuplah dengan memberi teladan yang baik.

Saudaraku,
kita telah diselamatkan dari dosa.
Jangan lalai, tidak ada gunanya menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan lahiriah pemuas nafsu daging.
Memulai adalah bagi setiap orang, tekun sampai akhir adalah bagi para orang kudus.
Maka mari kita pupuk dan pelihara kehendak mulia yang tumbuh dari dalam diri kita.
Bertekunlah dalam Allah dalam segala keadaan, tetap mengasihi dan mengampuni.
Supaya setiap orang dihidup kita mengalami kebaikan Allah dan pengampunan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 3 November 2022

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Engkau mengampuni dosa-dosa kami dan memberikan hidup yang baru
Kami mohon rahmat-Mu supaya kami tidak mudah tergoyahkan oleh kelemahan kami dan kelemahan orang lain
Dan kami mohon jagalah kami supaya hidup kami tidak menyimpang dari jalan-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Yohanes 6:37-40;

Yoh 6:37
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.
Yoh 6:38
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Yoh 6:39
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Yoh 6:40
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
--------

Setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman

Saudaraku,
kita sadar tubuh ini hanya sementara.
Alangkah bodohnya kita jika hanya memikirkan keadaan sekarang.
Sebab melalui Injil kita mengetahui ada kehidupan setelah kematian.
Dan melalui Injil pula kita percaya Tuhan Yesus akan membangkitkan kita pada akhir zaman.
Setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Lalu permenungannya: apakah "kepercayaan" itu menjadi pertimbangan dalam setiap perbuatan kita?

Saudaraku,
ada baiknya dalam segala perbuatan hendaknya bersikap seakan-akan hari ini juga kita akan mati.
Jika kita sungguh yakin hidup dalam kehendak-Nya, kita tidak pernah takut mati.
Maka seharusnya *lebih baik menghindari dosa daripada takut mati.*
Dan ingat "besok" adalah hari yang tidak pasti.
Maka sesungguhnya "setiap hari adalah kesempatan."
Supaya tidak menyesal, ambilah kesempatan itu hanya untuk hidup dalam kehendak-Nya.

Saudaraku,
tidak ada gunanya umur panjang jika kita tidak bisa memperbaiki hidup, umur panjang justru bisa sangat menakutkan.
Maka lebih baik kita selalu menyadari bahwa pada saatnya kita pasti mati.
Lalu setiap hari mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian.
Sehingga setiap hari "kita hiduo sebagai orang yang percaya".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 2 November 2022

Allah Bapa kami
Kami mohon ajarilah kami supaya dalam segala hal kami ingat akan akhir hayat
Supaya kami berani mengalahkan keinginan hawa nafsu
Dan supaya kami kuat dalam menghadapi cobaan-cobaan
Sehingga setiap hari Kau dapati kami setia

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 5:1-12;

Mat 5:1
Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
Mat 5:2
Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
Mat 5:3
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Mat 5:4
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Mat 5:5
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Mat 5:6
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Mat 5:7
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Mat 5:8
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
Mat 5:9
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Mat 5:10
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Mat 5:11
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Mat 5:12
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
--------

Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga

Saudaraku,
beberapa orang menjalani hidupnya dengan berpikir: "Saya bahagia jika..."
Misalnya saya bahagia jika banyak uang, saya bahagia jika dipuji dan dihormati.
Semua kalimat kelanjutan dari jika... hanya tentang sesuatu yang ada diluar dirinya.
Pujian, kehormatan, kekayaan, kekuasaan dan lainnya.

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk mengusahakan kebahagian dari dalam diri.
Yaitu kita bahagia jika kita taat kepada kehendak Allah.
Lapar dan haus akan Firman Tuhan, lemah lembut, murah hati, penuh kasih, menjauhkan hati dari hal-hal duniawi dan tidak mencari pujian dari manusia.
"Sabda Bahagia" menggambarkan hidup yang berserah kepada Tuhan.
Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah dan seterusnya.. ADA didalam hidup orang kristiani.
Sabda bahagia bukan standar hidup orang kristiani, tetapi TOLOK UKUR ketaatan orang kristiani kepada Roh.
Maka mari menyerahkan diri kita kepada kehendak Roh Kudus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 1 November 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon tuntunlah kami dengan cahaya Roh-Mu
Supaya kami bebas dari kebutaan hati
Dan puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Supaya kami tidak tergoda lalu terikat oleh kesia-siaan duniawi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 14:12-14;

Luk 14:12
Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.
Luk 14:13
Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.
Luk 14:14
Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."
------------

Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar

Saudaraku,
dengan sangat jelas Tuhan Yesus memerintahkan kepada kita untuk selalu berbuat baik TANPA mengharapkan IMBALAN.
Namun... dunia mengajarkan kepada kita untuk TIDAK melakukan apapun TANPA alasan keuntungan atau kepentingan diri.

Saudaraku,
hampir setiap orang selalu "mengharapkan balasan" dari setiap perbuatan baik yang dilakukannya.
Hampir setiap orang selalu "ingin diakui" atas segala pencapaiannya.
Dengan sangat jelas Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita:
Membenci keduniawian, membenci hal-hal yang fana.
Tidak mencari kehormatan dan dengan tulus hati menerima hinaan-hinaan.
Dan memerintahkan kita agar meletakkan segala pengharapan hanya kepada-Nya.

Saudaraku,
serakah dan haus kekuasaan selalu nampak lebih menarik.
Maka baiknya kita hanya tertarik dengan perkara-perkara Ilahi.
Melepaskan diri dari segala bentuk ikatan cinta diri.
Kejarlah "upah" sebagai anak-anak Allah, bukan sebagai anak-anak dunia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 31 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami ingin curahkan seluruh perhatian kami hanya kepada-Mu
Kami hanya ingin mengetahui perkara-perkara Ilahi
Dengan melepaskan diri dari kebisingan duniawi
Kami mohon nyatakanlah rahasia-rahasia Ilahi kepada kami
Supaya menjadi kekuatan kami untuk taat kepada pertimbangan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 19:1-10;

Luk 19:1
Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
Luk 19:2
Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
Luk 19:3
Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
Luk 19:4
Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
Luk 19:5
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
Luk 19:6
Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
Luk 19:7
Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
Luk 19:8
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Luk 19:9
Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
Luk 19:10
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
---------

Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham

Saudaraku,
Zakeus pasti dibenci oleh oleh tetangganya bahkan pasti dibenci oleh semua orang di kota itu.
Sebab dia bekerja kepada penguasa Romawi, memungut pajak bangsanya sendiri.
Ia dianggap pengkhianat, sebagai seorang yang najis di hadapan Allah.
Zakeus bukan hanya bertubuh pendek, ia juga dipandang rendah.

Saudaraku,
kisah Zakeus menjadi pengajaran yang sangat penting bagi kita.
Bukan hanya tentang pertobatannya, tetapi ia juga mengembalikan empat kali lipat kepada orang yang diperasnya dan meberikan setengah miliknya untuk orang miskin.
Pertobatan yang seungguhnya selalu diikuti dengan pengorbanan.
Apakah Tuhan Yesus, menyuruh Zakheus melakukan hal itu? TIDAK.
Apa yang dilakukan oleh Zakheus adalah salah satu "wujud pertobatan."
Dan yang kedua, Zakheus menyadari bahwa harta duniawi tidak ada artinya ketika ia bertemu dengan Tuhan Yesus.
Lalu permenungannya: Apakah kita telah sungguh-sungguh bertobat?
Keselamatan tidak akan pernah diperoleh tanpa pertobatan.
Dan pertobatan hanya omong kosong jika tidak sanggup meninggalkan keterikatan dengan keduniawian.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 30 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami sadar kebahagiaan sejati diperoleh dengan pengorbanan
Terimakasih Engkau kuatkan kami dalam melalui setiap penderitaan duniawi
Dan Engkau selalu menuntun kami supaya tetap berada di jalan-Mu
Saat bersama-Mu, betapa menyenangkan rasa sakit itu
Dan betapa terangnya kegelapan itu
Kami mohon berikanlah kami keberanian untuk selalu memeriksa keadaan batin
Supaya kami melihat dengan sangat jelas berbagai macam jerat yang tersembunyi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa