Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 9:27-31;
Mat 9:27
Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud."
Mat 9:28
Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya."
Mat 9:29
Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."
Mat 9:30
Maka meleklah mata mereka. Dan Yesuspun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: "Jagalah supaya jangan seorangpun mengetahui hal ini."
Mat 9:31
Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.
-----------
Jadilah kepadamu menurut imanmu
Saudaraku,
"iman" adalah media kuasa Allah dalam hidup kita.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita: Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.(Ibr 11:1)
Jadi apabila kita hidup oleh karena iman maka tidak lagi hidup dalam kecemasan sebab oleh karena iman itu hati kita dipenuhi dengan pengharapan.
Permenungannya: apakah iman kita sungguh-sungguh menumbuhkan pengharapan?
Saudaraku,
sayang sekali melihat ada banyak orang kristiani yang imannya hanya ada di bibir.
Ada banyak anak-anak Allah yang lebih memilih keelokan dunia yang mampu memberi jawaban dengan cepat atas segala keinginan dan kecemasan.
Sesungguhnya iman kita didalam Kristus mampu menumbuhkan daya juang yang luar biasa, sehingga kita tetap berdiri teguh di dalam iman dan pengharapan, tidak menyimpang dari jalan Allah.
Tidak cukupkah mujizat yang ada di Injll?
Tidak cukupkah kesaksian-kesaksian tentang kuasa Allah yang tetap terjadi sampai hari ini?
Menurut saya penyebabnya adalah semakin banyak orang tidak sanggup menderita.
Padahal jika kita mau jujur, hidup kita di bumi ini semuanya adalah penderitaan.
Apakah keinginan saya dan Saudara selama ini terpenuhi semua? TIDAK.
Lalu saat keinginan tidak terpenuhi bukankah itu penderitaan?
Saudaraku,
hidup dalam Tuhan Yesus adalah hidup dalam pengharapan.
Dan semoga dengan pengharapan itu senantiasa memberikan kekuatan kepada kita supaya setia bertahan sampai kesudahannya.
Sehingga pada akhir hidup kita nanti, didapatinya kita tetap setia dalam iman.
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.(2Tim 4:7)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 4 Desember 2020
Ya Tuhan Yesus
Tidak semua orang melihat Engkau
Oleh karena itu kami mengucap syukur
Mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Dan kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami hidup oleh karena penglihatan dan pendengaran itu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Markus 16:15-20;
Mrk 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Mrk 16:16
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Mrk 16:17
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
Mrk 16:18
mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
Mrk 16:19
Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
Mrk 16:20
Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
-------------
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk
Saudaraku,
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil, ini adalah amanat agung.
Dan saya sangat yakin bahwa Tuhan Yesus tidak akan memerintahkan kita untuk sesuatu yang tidak bisa kita lakukan.
Lalu bagaimana cara memberitakan injil?
Mulailah memberitakan Injil kepada diri kita sendiri.
Jika kita memang orang kristiani pasti kita telah dibaptis dan tentu juga rajin ibadat, tetapi mari saya ajak untuk bertanya kepada diri sendiri apakah kita telah menerima Injil?
Saudaraku,
menerima Injil berarti melakukannya.
Mari saya ajak Saudaraku semua melihat satu hal saja perintah Tuhan dalam Injil, yaitu belas kasih.
Saya tidak bermaksud menghakimi, namun mata saya melihat masih ada seorang kristiani yang menjadikan Injil hanya semacam imajinasi spiritual.
Saya mengatakan "imajinasi" sebab segala sesuatu yang nampak atau keluar dari diri seseorang adalah luapan kehidupan dari dalam.
Maka jika sesorang telah menerima Injil, semua yang keluar dari dalam dirinya adalah buah pekerjaan Allah.
Lalu jika seorang kristiani tidak berbuah, bolehkah saya mengatakan bagi dia firman Tuhan dalam Injil itu hanyalah sebuah imajinasi spiriitual?
Nampak aneh jika orang kristiani kerjaannya cuma ngomongin kejelekkan orang lain.
Nampak aneh jika orang kristiani kerjaannya cuma menilai orang lain.
Nampak aneh jika orang kristiani inginnya menerima, tangannya berat untuk memberi.
Nampak aneh jika orang kristiani hidupnya jauh dari belas kasih.
Saudaraku,
Tuhan Yesus telah memilih kita untuk menjadi Injil yang hidup, supaya setiap orang mengalami belas kasih Allah.
Maka mari kristenkanlah ucapan kita dan kristenkanlah perbuatan kita.
Sehingga hidup kita mampu mengilhami semua orang di sekitar kita dengan cinta kepada Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 3 Desember 2020
Tuhan Yesus
Hidup kami berada dalam tangan-Mu
Kami tunduk kepada perintah-Mu
Engkau mengetahui apa yang berguna untuk kebutuhan kami
Perbuatlah apa saja dengan kami seperti apa yang Engkau kehendaki
Supaya hidup kami ini menjadi perwujudan belas kasih-Mu
Dan setiap orang dihidup kami melihat keselamatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 15:29-37;
Saya kutip ayat 29-32:
Mat 15:29
Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ.
Mat 15:30
Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
Mat 15:31
Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.
Mat 15:32
Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
------------
Maka takjublah orang banyak itu
Saudaraku,
banyak orang berbondong-bondong mengikuti Tuhan Yesus oleh karena pengajaran dan mujikzat-Nya, namun tidak semuanya sampai di kaki salib.
Ini perlu menjadi perhatian kita, sebab inti iman kita adalah salib.
Iman bukan dibuktikan dengan ketaatan menjalankan kehidupan rohani misalnya ibadat, doa dan puasa namun saat kita tetap kuat dan berdiri teguh dalam penderitaan karena menolak hal-hal duniawi.
Lihatlah, hanya sedikit orang yang bersemangat miskin dan sanggup membebaskan diri dari hal-hal duniawi.
Saudaraku,
seringkali saya menulis tentang menyampingkan diri-sendiri dan segala keinginan pribadi, supaya kita tidak terganggu oleh cinta diri.
Supaya kita memiliki iman yang benar, bukan iman yang hanya mencari penghiburan tetapi yang mampu tetap teguh dalam segala keadaan.
Memang tidak mudah namun itulah salib kita sebagai orang kristiani.
Maka mari menyangkal diri sendiri dan kita panggul salib itu dengan senang hati.(Bdk Luk 9:23)
Mujizat akan terjadi jika kita setia di jalan salib.
Dan jalan salib itulah yang akan mengantar kita kepada HIDUP.
Sebab keselamatan hanya bisa diperoleh melalui salib itu.
Dan kita akan hidup kekal bersama-Nya, untuk selama-lamanya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 2 Desember 2020
Selama kami masih hidup di bumi ini
Kami tidak akan bisa lepas dari penderitaan
Terimakasih ya Tuhan Yesus
Engkau telah memberikan teladan kepada kami dengan pengorbanan-Mu di kayu salib
Maka cukupkanlah kami dengan pengiburan-Mu dan kuatkanlah kami dengan firman-Mu
Supaya kami tetap setia menghadirkan sukacita dan belas kasih-Mu, walaupun dunia hanya mengasihi dirinya sendiri
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 10:21-24;
Luk 10:21
Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Luk 10:22
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
Luk 10:23
Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
Luk 10:24
Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
------------
Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat, banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya
Saudaraku,
para nabi memang mengatakan rahasia-rahasia yang tersembunyi, namun Tuhan Yesus lah yang membuka rahasia-rahasia itu.
Para nabi memberikan perintah, Tuhan Yesus lah yang memberikan kekuatan kepada kita untuk melaksanakannya.
Para nabi menunjukkan jalan, Tuhan Yesus lah yang memberikan kekuatan untuk melalui jalan itu.
Telinga kita mendengar pengajaran para nabi, Terang Kristus lah yang menyatakannya dalam hati kita.
Maka berbahagialah kita yang melihat dan yang percaya kepada Anak Allah yang hidup.
Saudaraku,
Tuhan Yesus berfirman:
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.(Yoh 6:63)
Mata seseorang tidak akan mampu melihat karya Allah, jika Roh Allah tidak HIDUP dalam diri seseorang.
Maka janganlah menganggap remeh Firman Tuhan, camkanlah didalam hati dan mari kita renungkan baik-baik.
Sebab Firman itulah yang akan senantiasa menjaga mata tetap melihat dan telinga tetap mendengar, supaya tidak tersesat lalu binasa.
Saudaraku,
Tuhan Yesus telah mengangkat kita dari keduniawian kepada kasih akan hal-hal surgawi dan Roh Kudusnya senantiasa menerangi hati kita.
Kita adalah ciptaan baru dalam Kristus, yang memiliki mata dan telinga Allah, kita harus sadari itu setiap saat supaya dalam segala hal dalam hidup kita sehari-hari membawa kabar sukacita dan belaskasih Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 1 Desember 2020
Tuhan Yesus Kristus
Kami membutuhkan rahmat-Mu setiap hari
Sebab tanpa Engkau tidak ada satupun yang baik dalam hidup kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 4:18-22;
Mat 4:18
Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Mat 4:19
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Mat 4:20
Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Mat 4:21
Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka
Mat 4:22
dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.
-----------
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku"
Saudaraku,
panggilan mengikuti Kristus adalah panggilan mengubah pikiran, dari kematian kepada HIDUP.
Panggilan Tuhan Yesus membuka pintu pertobatan dan pertobatan adalah pintu masuk kasih karunia Allah
Jadi jika seseorang yang hidup di dalam Kristus, ia penuh kasih karunia dan pengampunan, maka tidak akan pernah menghakimi orang lain.
Dan kasih karunia membangun semangat untuk melayani.
Saudaraku,
dalam Injil Matius pagi ini, para nelayan yang dipanggil lalu meninggalkan perahu serta ayahnya.
Maka kitapun harus berani meninggalkan cara hidup dunia dan mengikuti cara hidup dengan kasih karunia dari Tuhan Yesus, selalu bersemangat melayani.
Jika semangat melayani sesama tumbuh dalam kehidupan kita, pastinya kita tidak akan pernah menyakiti dan menghakimi sesama.
Pengikut Kristus tidak akan lagi tertarik dengan kekayaan yang fana, mengejar kehormatan dan kebanggaan diri.
Terang Kritus akan menyinari hati setiap pengikutnya, sehingga ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, hatinya tidak buta.
Namun nyata dihadapan kita ada banyak orang yang mendengar panggilan-Nya, akan tetapi hanya sedikit yang berani masuk ke pintu pertobatan.
Dan ada pula yang telah tinggal di dalam rumah yang penuh kasih karunia, namun tidak mampu memuaskan hatinya, lalu meninggalkan Kristus demi kepuasannya.
Oleh karena itu mari selalu menyadari bahwa mengikuti Kristus itu menuntut pengorbanan, maka jika seseorang masih mencari kenikmatan daging maka ia tidak akan nyaman mengikuti Kristus.
Semoga kita memilih HIDUP walau dengan susah payah mematikan daging.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 30 November 2020
Kami memuji dan memuliakan Dikau ya Bapa
Engkau buka mata kami sehingga kami melihat hidup dalam Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus
Kami mohon rahmat-Mu ya Bapa supaya kami setia di jalan Putera-Mu
Jauhkanlah kami dan lindungilah kami dari cinta diri
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
