Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 22:34-40;
Mat 22:34
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
Mat 22:35
dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
Mat 22:36
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Mat 22:37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Mat 22:38
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Mat 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 22:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
------------
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu
Saudaraku,
hati dan jiwa adalah tempat dimana keputusan dibuat, dimana emosi dirasakan, dimana pikiran dilakukan, dimana rahasia disembunyikan dan dimana keinginan berasal.
Dan coba mari kita lihat apa yang terjadi dipikiran kita, memutuskan, memikirkan merasakan, menyembunyikan dan menginginkan.
Tuhan Yesus dengan sangat jelas memerintahkan kepada kita untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan dengan segenap akal budi.
Artinya kita harus mengasihi Tuhan dengan semua yang kita miliki, berarti komitmen total, berarti ketaatan kepada Tuhan.
Saudaraku,
saya yakin setiap orang mengerti apa arti mengasihi dan aplikasinya dalam hidup seperti apa.
Oleh karena itu, yang diperlukan adalah ketaatan.
Sesungguhnya sangat luhur apabila kita hidup dibawah perintah, sebab ia tidak akan pernah mencari dirinya sendiri.
Harapannya tiada lain hanyalah Tuhan, dimana-mana dan segala hal hanya Tuhan yang dimuliakan.
Ia tidak iri hati terhadap siapun dan terhadap apapun, sebab ia tidak mencari untuk kesenangan diri.
Maka marilah kita jangan merasa jadi atasan, sadari selalu bahwa kita adalah bawahan, yang hanya melakukan perintah Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 25 Oktober 2020
Allah Bapa kami
Sesungguhnya kami menyadari kehadiran dalam hidup kami
Sesungguhnya kami mendengar perintah-Mu
Ampunilah kami ya Bapa apabila kami Engkau dapati kami tidak setia
Dan kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya semakin hari kami semakin taat kepada-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 13:1-9;
Luk 13:1
Pada waktu itu datanglah kepada Yesus beberapa orang membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan.
Luk 13:2
Yesus menjawab mereka: "Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu?
Luk 13:3
Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.
Luk 13:4
Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem?
Luk 13:5
Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian."
Luk 13:6
Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya.
Luk 13:7
Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!
Luk 13:8
Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,
Luk 13:9
mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"
-----------
Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi
Saudaraku,
Injil Lukas pagi ini mengajarkan kita tentang pertobatan.
Kita menyadari bahwa kita tak pernah punya kuasa atas hidup ini dengan kata lain hidup ini selalu berdampingan dengan kematian.
Kita hidup di dunia yang tidak aman, bisa saja datang penyakit yang mematikan, gempa bumi, badai dan lainnya.
Yang paing penting kita sadari adalah kita tidak pernah mengetahui berapa banyak waktu yang kita miliki.
Maka waktu untuk bertobat, waktu untuk mengubah hidup, waktu untuk melakukan perbuatan baik, dan waktu untuk menghasilkan buah adalah SEKARANG.
Saudaraku,
mari kita bertanya kepada diri kita sendiri: apakah tujuan hidup ini?
Bukankah untuk kemuliaan Tuhan, dengan menghasilkan buah-buah rohani?
Dan apakah kita menyadari pula bahwa waktunya singkat bahkan sangat singkat?
Sebab yang hari ini ada bisa saja esok tiada.
Maka marilah kita perbuat apa yang akan kita perbuat, dan tentunya perbuatan-perbuatan untuk mencapai ketenangan dan kedamaian batin.
Bukan untuk melayani kesenangan dan kepuasan duniawi, karena yang akan kita bawa untuk kita persembahkan kepada Allah adalah buah-buah rohani.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 24 Oktober 2020
Alangkah bahagianya apabila setiap setiap saat kami bisa memuji Engkau ya Bapa
Namun tentunya kami juga memikirkan kebutuhan-kebutuhan kami
Maka kami mohon ya Bapa
Terangilah hati dan pikiran kami
Supaya kami selalu mempertimbangkan segala sesuatu dalam kuasa dan kehendak-Mu
Sehingga hidup kami berbuah melimpah
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 12:54-59;
Luk 12:54
Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi.
Luk 12:55
Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi.
Luk 12:56
Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
Luk 12:57
Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?
Luk 12:58
Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan, supaya jangan engkau diseretnya kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara.
Luk 12:59
Aku berkata kepadamu: Engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas."
------------
Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
Saudaraku,
teguran keras dari Tuhan Yesus untuk orang banyak yang mengikuti-Nya, hai orang munafik!
Karena mereka mampu membaca cuaca duniawi, tetapi mereka mengabaikan IKLIM MORAL dan SPIRITUAL.
Mereka sangat cerdik dalam hal duniawi, tetapi mereka pura-pura bodoh dalam menyikapi pekerjaan Allah.
Saudaraku,
ada baiknya pada tiap-tiap kejadian kita tidak hanya memandang lahirnya saja.
Kita memiliki kemampuan untuk melihat menggunakan mata Allah dan mendengar dengan telinga Allah.
Dan kita pun memiliki kehendak Allah dan mampu mengerjakan pekerjaan Allah.
Maka mari dalam segala hal mengarahkan pandangan kita kepada Allah, supaya kita hanya melakukan pekerjaan-pekerjaan yang telah ditentukan Allah.
Mari kita ingat pula bahwa keinginan manusia itu tidak tetap tertuju pada satu benda atau perkara, tetapi manusia selalu terombang-ambing dari satu perkara ke lain perkara.
Oleh karena itu hanya ada satu cara yaitu: penyangkalan diri sampai hal-hal yang kecil.
Sehingga kita sigap menyikapi segala keadaan dan pintar melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 23 Oktober 2020
Allah Bapa kami
Selama-lamanya Engkau tetap baik
Telinga kami mendengar kebaikan-Mu
Dan Mata kami menyaksikan perbuatan-perbuatan tangan-Mu
Kami mohon berilah kami keberanian dan kekuatan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 12:49-53;
Luk 12:49
"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!
Luk 12:5
Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!
Luk 12:51
Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
Luk 12:52
Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
Luk 12:53
Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya."
------------
Mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga
Saudaraku,
Mulai dari sekarang akan ada pertentangan, Tuhan Yesus bukan mengajarkan kita untuk bermusuhan.
Namun penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah membutuhkan ketaatan, komitmen dan kesetiaan melebihi garis ketrurunan.
Saudaraku,
Tuhan sendiri yang memanggil kita dan membuka hati dan pikiran kita, itulah iman atau keyakinan.
Keyakinan menumbuhkan kepercayaan diri yang kemudian mampu membangun sikap percaya diri dalam hidup.
Sikap percaya diri menumbuhkan keberanian dalam menghadapi segala kesulitan.
Contoh nyata adalah para biarawan dan biarawati, pastor, bruder dan suster, oleh karena kepercayaan diri, mereka memilih untuk hidup selibat.
Mereka meninggalkan keluarganya dan mengabdikan hidup sepenuhnya untuk melayani Tuhan.
Ada kondisi tertentu atau keadaan tertentu yang menuntut ketegasan kita untuk memisahkan diri agar kita tetap setia dengan iman kita.
Contoh jika di lingkungan pekerjaan kita ada ketidakjujuran, kita harus berani menjauhi dengan segala resiko, termasuk resiko dipecat.
Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk mengusahakan sukacita dan kedamaian abadi, bukan untuk kesenangan dan kedamaian sesaat.
Dan itu tidak cukup hanya dengan kedermawanan ataupun perbuatan-perbuatan baik, namun juga dibutuhkan keberanian untuk menolak ikatan-ikatan duniawi.
Maka mari hidupi iman kita, dengan selalu menguasai diri supaya kita tidak dikuasai oleh dunia, dengan demikian kita akan melihat bahwa: tidak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 22 Oktober 2020
Allah Bapa kami
Hanya Engkaulah satu-satunya yang kami ingini melebihi apa yang dikehendaki hati
Maka kami mengarahkan pandangan hanya kepada-Mu
Sehingga kami tidak mudah tergoda oleh keinginan-keinginan yang menjauhkan kami dari-Mu
Kami mohon ya Bapa kuatkanlah kami selalu dengan Roh-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 12:39-48;
Saya kutip ayat: 39-43;
Luk 12:39
Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
Luk 12:40
Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."
Luk 12:41
Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
Luk 12:42
Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?
Luk 12:43
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
------------
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang
Saudaraku,
apa yang dimaksud kedatangan Anak Manusia?
Apakah akhir zaman?
Apakah hari kiamat?
Apakah saat kematian kita?
Menurut saya tidak perlu kita perbincangkan dan pikirkan kapan kedatangan Anak Manusia itu, jika kita telah memiliki atau bersama Anak Manusia itu.
Bukankah seseorang itu berharap dengan apa yang belum ia miliki?
Jika ia sudah memiliki apakah masih berharap?
Dan bukankah Anak Manusia itu menyertai kita sampai akhir zaman?(Bdk Mat 28:30)
Saudaraku,
saya sering tersenyum sendiri saat mendengar banyak kotbah tentang akhir zaman tentang kedatangan Anak Manusia.
Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya._
Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.
(Mat 24:30-31)
Saya bukan sarjana teologi, saya bukan ahli kitab suci.
Namun saya berpikir sederhana, apabila sehari-harinya kita hidup bersama dengan Anak Manusia, bukankah kita tidak menantikan lagi akan kedatangan Anak Manusia itu?
Dan sesungguhnya Anak Manusia itu hidup bersama dengan kita yaitu Roh Kudus.
Dan tentunya kita termasuk orang-orang pilihan-Nya.
Sayangnya terlalu sering kita hidup seolah-olah Anak Manusia berada di atas atasnya langit, diatasnya bintang-bintang berada.
Saudaraku,
kita telah diangkat menjadi anak-anak-Nya.
Dan tentunya kita selalu berada di hadapan-Nya.
Allah sangat mengasihi manusia, dan Ia tidak pernah mengusir manusia ciptaan yang dikasihi-Nya itu.
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya, sehingga tidak lagi berada dihadapan-Nya.
Di zaman ini tantangannya sangat berat, karena segalanya nampak semakin instan, sehingga keinginan duniawi tampak sangat menarik.
Maka mari berjaga-jaga supaya kita tidak diseret oleh keinginan, supaya tidak menjauh dari Anak Manusia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 21 Oktober 2020
Tuhan Yesus
Kami melihat pekerjaan-Mu
Sehingga kami pun sangat mengerti akan pekerjaan itu
Dan kami pun ingin melakukan pekerjan-pekerjaan-Mu
Tetapi seringkali pekerjaan dunia nampak lebih menarik
Oleh karena itu kami mohon cukupkanlah kami dengan pemeliharan-Mu
Dan kuatkanlah kami dengan rahmat-Mu
Supaya kami tidak keluar dari halaman rumah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
