Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 19:41-44;
Saya kutip sebagian:
Luk 19:41
Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
Luk 19:42
kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
Luk 19:43
Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
Luk 19:44
dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."
---------
Apa yang perlu untuk damai sejahteramu? Sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu
Saudaraku,
Tuhan Yesus menangis melihat Yerusalem gagal "mengenal Mesias".
Dan menjadi bahan permenungan kita, apakah kita sungguh mengenal Mesias?
Saudaraku,
jika kita sungguh mengenal Allah, tentunya kita mengetahui kehadiran Allah.
Namun yang sering terjadi, banyak orang sibuk dengan dirinya sendiri.
Sehingga tidak lagi menyadari kehadiran Allah, padahal dalam doa ia memohon penyertaan-Nya
Saudaraku,
saya percaya dan tidak meragukan bahwa kita selalu berusaha untuk taat kepada Allah.
Akan tetapi mari kita ingat bahwa, perbuatan kita, tindak-tanduk kita "disaksikan" oleh orang-orang dengan mata manusia.
Maka kehadiran Allah harus disadari setiap detik, supaya hidup kita memberikan teladan yang baik bagi setiap orang di sekitar kita.
Marilah membiasakan diri untuk selalu menyadari kehadiran Allah.
Apakah itu susah?
Semestinya tidak, jika kita sungguh-sungguh ingin selamat.
Sebab jika kita mau menyadari, Allah telah menyediakan sarana-sarana, supaya kita tidak kehilangan kehadiran-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 21 Nopember 2019
Allah Bapa kami
Kami sadar bahwa ketika kami mengalihkan pandangan dari-Mu kami akan tersesat dan kami akan binasa
Kami sadar bahwa hanya dengan salib kami akan beroleh kemenangan
Oleh karena itu ya Bapa
Berilah kami rahmat kekuatan untuk menyalibkan daging ini
Sehingga mata kami hanya melihat perbuatan-Mu dan telinga kami hanya mendengar perintah-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 19:11-28;
Saya kutip sebagian:
Perumpamaan tentang uang mina
Luk 19:16
Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
---------
Luk 19:20
Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
Luk 19:21
Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.
Luk 19:22
Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
Luk 19:23
Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.
---------
Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan
Saudaraku,
Allah tidak akan bertanya tentang apa yang "tidak" kita lakukan, namun tentang apa yang kita lakukan.
Ada orang yang merasa lebih dari orang lain, lalu tidak melakukan apa yang dilakukan orang lain.
Sementara disaat yang sama tidak pernah berpikir untuk melakukan yang baik, sebab telah merasa sebagai orang baik.
Dan duduk manis di singgasananya mengkritik orang lain, sementara dianya sendiri tidak pernah memberikan pengaruh positif kepada orang disekitarnya.
Saudaraku,
ada sebagian orang yang berpikir seorang kristiani tidak berjudi, tidak mencuri, tidak berkunjung ke tempat hiburan malam.
Menurut saya tidaklah cukup demikian, Allah bertanya "apa yang telah kita lakukan".
Allah meminta kita untuk menghasilkan buah.
Mungkin ada yang fokus tidak berbuat dosa, tetapi hidupnya hanya untuk diri sendiri, kekristenan bukanlah demikian.
Saudaraku,
kepercayaan bukan hanya tentang tanggung jawab, namun "ujian".
Menjaga alat-alat supaya tidak berkarat bukan dengan memberi anti karat.
Namun gunakanlah alat itu, maka tidak akan lapuk dan berkarat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 20 Nopember 2019
Allah Bapa kami
Kami sadar Engkau menjadikan kami rasul-Mu
Ampunilah kami ya Bapa
Apabila kami hanya sibuk menjaga kekudusan dan sembunyi dibalik kesombongan kami
Kami merasa aman karena kami berlindung kepada-Mu
Namun bukan itu yang Engkau kehendaki
Hidup kami harus menjadi perwujudan belas kasih dan kuasa-Mu
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon ajarilah kami untuk berbuat banyak
Mengabdi kepada kepentingan sesama bukan kepada kemauan sendiri
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 19:1-10;
Saya kutip sebagian:
Luk 19:8
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Luk 19:9
Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
Luk 19:10
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
---------
Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini
Saudaraku,
sangat jelas bahwa keselamatan adalah buah dari pertobatan.
Dan iman, pengharapan dan kasih menjaga kita supaya tetap berada di jalan keselamatan.
Oleh karena itu "peraslah setiap tindakan" sehingga tidak ada apapun yang bertentangan dengan kasih, misalnya kepuasan diri dan kesombongan manusiawi.
Saudaraku,
pengganggu kemurnian niat suci, tidak sulit untuk di-identifikasi, kita orang kristiani memiliki kemampuan itu.
Yang kita butuhkan adalah rahmat Allah supaya kita berani mengalahkannya.
Bukankah sering kita dengar, jika seseorang berbuat sedikit salah ada istilah "ya namanya manusia"?
Lawanlah sekecil apapun keinginan yang berbau kepuasan diri dan kesombongan.
Demikian pula kegelisahan sering datang menyelinap dan mencoba melemahkan setiap usaha kita untuk teguh di jalan Allah.
Hanya diperlukan sedetik saja, sebelum memulai sesuatu, tanyalah kepada diri kita sendiri.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 19 Nopember 2019
Allah Bapa kami
Setiap hari kami selalu berusaha untuk hidup kudus dihadapan-Mu
Roh-Mu selalu membakar hati kami ya Bapa
Semangat kami untuk tetap menhadirkan belas kasih-Mu dalam hidup kami
Supaya setiap orang melihat keselamatan
Kami memerlukan kekuatan Roh-Mu ya Bapa
Untuk melawan kepuasan diri dan kesombongan
Sehingga kami tetap rendah hati dan nama-Mu dimuliakan
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 18:35-43;
Luk 18:35
Waktu Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk di pinggir jalan dan mengemis.
Luk 18:36
Waktu orang itu mendengar orang banyak lewat, ia bertanya: "Apa itu?"
Luk 18:37
Kata orang kepadanya: "Yesus orang Nazaret lewat."
Luk 18:38
Lalu ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!"
Luk 18:39
Maka mereka, yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: "Anak Daud, kasihanilah aku!"
Luk 18:40
Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya. Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya kepadanya:
Luk 18:41
"Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang itu: "Tuhan, supaya aku dapat melihat!"
Luk 18:42
Lalu kata Yesus kepadanya: "Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!"
Luk 18:43
Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.
---------
Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!, mereka yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam
Saudaraku,
setiap usaha kita untuk mendekat kepada Tuhan Yesus selalu saja ada yang menghalanginya.
Dan jika kita berani jujur, yang mengahalangi bukan "perkataan orang" namun berasal dari dalam diri kita sendiri.
Kita menghadapi kerumunan-kerumunan perasaan, satu mendukung dan yang lainnya menghalangi.
Hal demikian terjadi setiap waktu, setiap hari, saat gembira ataupun sedang bersusah hati.
Saudaraku,
orang buta yang disembuhkan Yesus, memiliki penglihatan yang tajam dan murni.
Sehingga dapat menembus kerumunan perasaan.
Tentunya ia bukan hanya mendengar kehebatan Tuhan Yesus, pasti ia pun mendengar bahwa Tuhan Yesus pelanggar hari sabat, melawan para imam dan ahli taurat.
Kalau di negara kita bisa dipenjara dengan pasal penistaan.
Saudaraku,
kita selalu diarahkan kepada sesuatu yang nampaknya menarik hati.
Dan jarang sekali orang yang bisa terbebas dari mencari diri sendiri.
Maka mari mengasah mata batin kita supaya semakin tajam, supaya mampu menembus semua perasaan-perasaan.
Sehingga mata kita hanya melihat kehendak Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 18 Nopember 2019
Allah Bapa kami
Janganlah kiranya kami melupakan hikmat surgawi yang benar
Kami mohon rahmat-Mu supaya hikmat itu berkuasa atas hati dan pikiran kami
Sehingga bukan hanya mulut kami yang memuji Engkau
Namun melalui perbuatan kami kebenaran-Mu dinyatakan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 21:5-13;
Saya kutip sebagian:
Luk 21:5
Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus:
Luk 21:6
"Apa yang kamu lihat di situ?akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."
Luk 21:7
Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?"
Luk 21:8
Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.
--------
Luk 21:15
Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.
Luk 21:16
Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh
Luk 21:17
dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku.
Luk 21:18
Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang.
Luk 21:19
Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."
---------
Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan
Saudaraku,
dukun atau "orang pintar" atau peramal, masih saja eksis di era modern sekarang ini, zaman semua orang berpikir logis.
Saya kira sebentar lagi ada dukun yang menerima konsultasi melalui aplikasi pintar dan membayar jasanya melalui fintech misalnya ovo atau gopay.
Yang menarik buat saya masih banyak orang yang percaya kepada orang pintar yang katanya mampu meramal masa depan.
Hanya dua hal yang akan dikatakan si peramal, yaitu hal yang baik atau hal yang buruk.
Jika hal yang baik maka orang akan mengharapkan semacam hadiah atau kejutan.
Jika hal yang buruk maka hidupnya akan selalu diselimuti kekhawatiran.
Yang juga saya anggap lucu, masih ada saja orang yang percaya dengan horoskop.
Saudaraku,
ada banyak ayat dalam Injil tentang akhir zaman, dan dalam Injil Lukas hari ini Tuhan Yesus juga berfirman tentang akhir zaman.
Menurut saya bukan lagi tentang benar atau tidak, percaya atau tidak dan kapan itu akan terjadi.
Bagi saya lebih penting selalu menyadari bahwa suatu hari nanti hidup saya akan berakhir.
Dan akan ada kehidupan baru di masa depan.
Tuhan Yesus Kristus telah membuktikannya, Ia bangkit dari antara orang mati, dan memiliki tubuh kekekalan.
Maka dalam kehidupan ini ada baiknya kita menggunakan talenta dengan sebaik-baiknya, untuk tujuan Kerajaan Allah.
Sabar dalam setiap penderitaan dan tidak menuntut.
Supaya kita tidak mudah disesatkan oleh keinginan-keinginan duniawi dan ramalan-ramalan palsu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 17 Nopember 2019
Allah Bapa kami sumber cinta kekal
Kami telah menerima belas kasih-Mu
Engkau menganugerahkan rahmat-Mu setiap hari
Dan membuka mata batin kami sehingga kami melihat pekerjaan tangan-Mu
Kami mohon ya Bapa
Terangilah kami dengan Cahaya Roh-Mu
Dan doronglah kami untuk menggunakan semua sarana yang telah Engkau sediakan bagi kami
Hanya untuk kemuliaan-Mu
Supaya tidak disesatkan olehnya
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
