Injil Markus 2:1-12;
Saya kutip sebagian:
Mrk 2:3
ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.
Mrk 2:4
Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
Mrk 2:5
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
Mrk 2:6
Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:
Mrk 2:7
"Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
--------
Mrk 2:10
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" ?berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu?:
Mrk 2:11
"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Mrk 2:12
Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."
--------
Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni
Saudaraku,
terkadang jika ada orang yang terkena musibah, ada saja orang yang "menghakimi" bahwa musibah itu disebabkan oleh "dosanya" atau pelanggarannya.
Sebagai orang kristiani kita tidak punya hak untuk menghakimi sesama.
Orang yang sedang mengalami musibah, memerlukan pertolongan bukan penghakiman.
Dan kita bukan Tuhan Yesus, yang bisa melihat keadaan batin.
Saudaraku,
Tuhan Yesus memberikan teladan untuk mengampuni, mengasihi bukan menghakimi.
Karena memang Allah tidak menghukum dan tidak mencobai, tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.(Bdk Yak 1:14)
Maka jika mengalami ketidaknyamanan atau melihat ketidaknyamanan, hendaknya tidak menyalahkan siapapun dan apapun.
Lebih bijakasana datang kepada Tuhan memohon pengampunan dan pertolongan.
Supaya rahmat-Nya menjadi kekuatan untuk hidup taat menurut kemauan-Nya, bukan kemauan kita.
Saudaraku,
Allah telah memilih kita menjadi anak-anak-Nya dan Ia telah membersihkan dosa-dosa kita.
Dan perhatian Allah kepada kita lebih besar daripada apa yang kita pikirkan.
Maka mari berjuang menjaga hidup, agar tetap "sehat" dihadapan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 17 Januari 2020
Allah Bapa kami
Tanpa Engkau kami akan kalah
Sebab dunia selalu tampak lebih indah dan menarik
Oleh karena itu kami mohon rahmat kekuatan-Mu ya Bapa
Untuk menghidupi Sabda-Mu
Yang menjadi perisai kami dari keinginan yang jahat
Dan kekuatan kami untuk mengampuni dan mengasihi semua orang
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
