Injil Yohanes 1:35-42;
Saya kutip sebagian:
Yoh 1:40
Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus.
Yoh 1:41
Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."
Yoh 1:42
Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."
--------
Engkau Simon akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)
Saudaraku,
baptisan adalah "tanda mulai" menuju kepada keselamatan kekal, sekaligus "tanda milik Allah".
Umat katolik memakai nama Santo atau Santa yaitu orang-orang yang hidupnya dihadapan Allah patut dijadikan teladan dalam menjaga kesucian hidup dan kepatuhannya kepada Allah.
Siap menjadi rasul-rasul Kristus dengan mewujudkan pekerjaan-pekerjaan Allah dalam hidupnya.
Pertanyaannya: Apakah itu susah? Sebab ada orang yang memakai nama Santo atau Santa namun terlibat kejahatan.
Saudaraku,
tidak sedikit umat kristiani yang hidupnya "tidak membutuhkan Allah".
Mungkin mereka merasa mampu berjalan menuju keselamatan sendirian.
Memang rajin ibadat atau bahkan rajin berdoa, namun jika tidak menjadikan Allah sebagai Raja atas hidupnya, ia akan tetap hidup dengan kesombongannya.
Simon tetap Simon tidak akan menjadi Petrus.
Saudaraku,
mutlak dibutuhkan kesatuan dan kepatuhan.
Menyatukan kehendak kita dengan kehendak Allah dan taat melakukannya.
Apabila kita berjalan sendiri, sangat-sangat pasti kita akan tersesat.
Sebab tidak ada seorangpun yang mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi dalam dirinya 5 menit lagi.
Allah ada dan hidup dalam batin kita, Santo dan Santa ada di pustaka hidup kita, mengapa kita lebih sering berjalan sendirian?
Maka mari jangan lagi menyibukkan diri dengan hal-hal lahiriah yang sebenarnya kita sendiri "tidak paham" bahkan tidak membutuhkannya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 4 Januari 2020
Allah Bapa kami
Engkau nyatakan perbuatan tangan-Mu setiap hari
Supaya menjadi teladan bagi hidup kami
Ampunilah kami ya Bapa
Jika kami masih sering menyimpang dari jalan-Mu
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami berani mengakui kekurangan dan kelemahan kami
Sehingga kami tidak jatuh oleh karenanya
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin