Injil Matius 19:13-15;
Mat 19:13
Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
Mat 19:14
Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."
Mat 19:15
Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.
-----------
Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ
Saudaraku,
anak-anak seringkali mengabaikan apa yang dikatakan orang dewasa, tetapi mereka tidak mengabaikan apa yang dilakukan orang dewasa.
Dan selalu bersikap jujur secara blak-blakan.
Ketika kita memikirkan diri sendiri, kita cenderung memikirkan kekuatan kita dan bahkan merasa punya kekuatan yang mungkin sebenarnya tidak ada, karena pertama-tama kita ingin terlihat baik di mata diri sendiri.
Kita perlu menyadari kekurangan dan kelemahan diri kita sendiri, mungkin keterbatasan fisik atau keterbatasan emosional atau keterbatasan bakat atau intelektual. Tuhan tahu, dan sejujurnya, kita pun tahu.
Janganlah kita menyembunyikan diri dari diri sendiri, itulah tipu daya terburuk yang kita lakukan, menghindari kebenaran tentang diri kita sendiri.
Saudaraku,
akui kelemahan kita.
Terkadang, kita memiliki rasa percaya diri yang berlebihan tentang pentingnya atau posisi kita sendiri.
Tetapi berhentilah berpura-pura memiliki segalanya dan jujurlah tentang diri kita sendiri, berhentilah berpura-pura.
Kepura-puraan itu hanya memperbesar keraguan tentang apa yang sebenarnya ada dalam diri kita.
Sebenarnya kita dapat memperoleh manfaat jika kita berani mengakui kelemahan atau kekurangan kita.
Saudaraku,
Santo Paulus mengajarkan kepada kita beberapa alasan untuk mengakui dan menerima kelemahan atau kekurangan kita.
Pertama, kelemahan itu menyebabkan kita bergantung pada Allah.
Paulus memiliki duri dalam daging, suatu keterbatasan pribadi, yang tidak dihilangkan oleh Allah.
Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna."
Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.(2Kor 12:10)
Kedua, kelemahan kita mencegah kesombongan kita.
Kelemahan membuat kita tetap rendah hati.
Ketiga, kelemahan kita mendorong untuk kita saling membantu, menolong dan melengkapi.
Jika kita merasa kuat, kita bisa merasa tidak membutuhkan orang lain, tetapi keterbatasan kita mengingatkan dan menyadarkan bahwa kita saling membutuhkan.
Tuhan Yesus memahami setiap kelemahan kita, tidak ada yang perlu disembunyikan dari-Nya.
Roh Kudus ada di dalam hidup kita untuk menolong kita dalam kelemahan kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 15 Agustus 2026
Tuhan Yesus
Engkau selalu mengerti kekurangan dan kelemahan kami
Dan kami percaya Engkau tidak pernah meninggalkan kami
Sebab Engkau memilih kami supaya hidup kami menjadi saksiMu
Oleh sebab itu kami percaya Engkau akan melengkapi hidup kami untuk hidup sebagai anak-anak Allah
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kuasa Roh Kudus
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
