Injil Lukas 22:1 - 23:56;
Ayat 39-54:
Luk 22:39
Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.
Luk 22:40
Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
Luk 22:41
Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:
Luk 22:42
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
Luk 22:43
Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.
Luk 22:44
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.
Luk 22:45
Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita.
Luk 22:46
Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
Luk 22:47
Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk mencium-Nya.
Luk 22:48
Maka kata Yesus kepadanya: "Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?"
Luk 22:49
Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: "Tuhan, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?"
Luk 22:50
Dan seorang dari mereka menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya.
Luk 22:51
Tetapi Yesus berkata: "Sudahlah itu." Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.
Luk 22:52
Maka Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia, kata-Nya: "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung?
Luk 22:53
Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu."
Luk 22:54
Lalu Yesus ditangkap dan dibawa dari tempat itu. Ia digiring ke rumah Imam Besar. Dan Petrus mengikut dari jauh.
---------
Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi
Saudaraku,
kita mengetahui Tuhan Yesus adalah Anak Allah yang hidup, Ia berkuaa atas hidup dan mati.
Dan Ia berukuasa atas dunia ini.
Ia menyerahkan hidup-Nya kepada tangan manusia, supaya kita yang percaya memeproleh hidup.
Kenyataan ini sulit untuk diterima dengan pemikiran manusia.
Maka pagi ini saya ajak Saudara untuk mengucap syukur dan memuliakan Allah, sebab kita diijinkan untuk melihat dan mengerti "misteri keselamatan".
Saudaraku,
jangan main-main dengan iman kristen kita, sebab itu karunia yang sangat luar biasa.
Roh Allah ada dan hidup dalam hidup kita, sehingga mata kita bisa melihat dari dimensi Allah dan telinga kita mendengar suara Allah.
Orang dunia melihat benar dan salah, hitam atau putih, baik dan buruk.
Tetapi seorang kristiani tidak lagi melihat seperti itu, tidak lagi menghakimi.
Seorang kristiani tidak perlu warna hitam supaya melihat yang putih.
Sebab kalau begitu akan menyalahkan yang hitan dan memuji yang putih.
Namun seorang kristiani melihat dengan belas kasih Allah.
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk berkata: bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.
Maka mari jangan lagi kepada dunia, kita telah diangkat dari dunia dengan sengsara dan wafat Kristus.
Kita anak-anak Allah, pandanglah segala sesuatu dari dimensi Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 10 April 2022
Tuhan Yesus
Pengorbanan-Mu mengangkat kami dari dunia menuju hidup
Kami bersyukur, memuji dan memuliakan Engkau
Kami mohon supaya ucapan syukur kami dan pujian kami
Menjadi kekuatan kami untuk mengalahkan keduniawian
Kami percaya pasti menang
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
