Injil Matius 22:1-14:
Saya kutip ayat:1-3, 8-11, 14:
Mat 22:1
Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka:
Mat 22:2
"Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.
Mat 22:3
Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang.
-----------
Mat 22:8
Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu.
Mat 22:9
Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.
Mat 22:10
Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
Mat 22:11
Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
------------
Mat 22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
------------
Pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana
Saudaraku,
pagi ini saya mengajak Saudara untuk melihat diri sendiri, termasuk siapakah Saudara dan saya.
Termasuk Hamba-hamba Tuhan atau orang-orang dipersimpangan jalan?
Jika kita termasuk hamba-hamba Tuhan, ada baiknya menyadari bahwa kita diutus untuk mengundang setiap orang.
Maka mari menjaga mulut dan menjaga jari, sebab di zaman ini jari bisa lebih berbahaya daripada mulut dan sebaiknya hati-hati di medsos.
Kendalikan jari untuk tidak meneruskan konten apapun! Jika Saudara tidak mengetahui kebenarannya.
Kita digunakan hanya untuk mengundang setiap orang yang kita jumpai, yaitu dengan perbuatan baik, bersikap baik dan selalu berusaha menjaga tingkah laku seperti Tuhan.
Ingat selalu mulut dan jari, hanya untuk membawa kabar baik.
Dan tentunya juga harus bijaksana, tidak mudah percaya dengan apa yang kita dengar dan kita baca.
Saudaraku,
jika kita termasuk orang-orang yang dipersimpangan, mari kita buang jauh-jauh sifat dan sikap sok tahu, sok up to date, tanggapi segala sesuatu dengan kesederhanaan dan kerendahan hati.
Sebab kesederhanaan dan kerendahan hati adalah pakaian pesta untuk menghadiri perjamuan Tuhan.
Supaya kita terpilih karena banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.
Saudaraku,
selalu ada kesombongan yang tersembunyi dalam diri manusia, yang membuat manusia menjauh dan bahkan menolak Allah.
Maka mari tetap rendah hati, jujur dan selalu memelihara kehendak baik.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 11 Oktober 2020
Allah Bapa kami
Kami mohon kuasai hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Sehingga kami sanggup tunduk kepada-Mu
Dan menaruh semua pendapat dan keinginan kami dalam perintah-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Amin