"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 4:5-42;

Ayat 19-25:

Yoh 4:19
Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.
Yoh 4:20
Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
Yoh 4:21
Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
Yoh 4:22
Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
Yoh 4:23
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Yoh 4:24
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
Yoh 4:25
Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami."
Yoh 4:26
Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."
----------

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran

Saudaraku,
menyembah Allah adalah:
Menghidupkan hati nurani dengan kekudusan Allah.
Memberi makan pikiran dengan kebenaran Allah.
Membersihkan imajinasi dengan karya-karya Allah.
Membuka hati untuk belas kasih Allah.
Menyelaraskan keinginan dengan kehendak Allah.
Dan... ibadat bukan hanya sekedar kata-kata, bukan sekedar puji-pujian dan bukan sekedar komuni.

Saudaraku,
jangan "mengecilkan Allah" dengan ukuran kita sendiri.
Pandanglah alam semesta ini, coba tempatkan diri kita didalamnya.
Lalu bertanyalah kepada diri sendiri: siapakah saya?
Apabila kita berani melihat diri sendiri dengan jujur, maka akan membawa kita kepada penyembahan yang benar.
Penyembahan adalah respon kita kepada Allah, respon kita terhadap pemeliharaan dan belas kasih Allah.
Maka sesungguhnya ketaatan hidup dalam kehendak Allah adalah wujud nyata penyembahaan kita kepada Allah setiap hari.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 12 Maret 2023

Tuhan Yesus
Kami ingin hidup keseharian kami, sebagai wujud penyembahan kami kepada-Mu
Oleh karena itu kami tidak ingin kehilangan rahmat-Mu
Maka kami mohon berilah kami kekuatan untuk menolak segala godaan keduniawian
Dan kami mohon puaskanlah kami dengan belas kasih dan penghiburan-Mu
Sehingga semakin hari kami semakin kuat menghadapi segala bentuk godaan kenyamanan diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)