Cetak halaman ini

Injil Matius 25:14-15, 19-21;

Mat 25:14
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Mat 25:15
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
------------
Mat 25:19
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Mat 25:20
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
Mat 25:21
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
-------------

Engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar

Saudaraku,
dalam diri kita ada unsur malas.
Zaman ini perkembangan teknologi sangat dahsyat, hampir dalam segala hal dimudahkan.
Namun ada pula yang justru menjadi sarana untuk melayani kemalasan, misalnya ada yang kencaduan main game.
Adanya Go Food dan Grab Food menjadi andalan utama orang yang MAGER(malas gerak) dan yang malas masak.
Injil Matius pagi ini mengingatkan kita bahwa kita masing-masing mendapatkan MODAL dari Allah.
Kita semua mengetahui dan sangat sadar bahwa MODAL kecil atau besar akan habis sia-sia di tangan pemalas.
Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.(Ams 13:4)

Saudaraku,
janganlah lupa bahwa di atas bumi ini segala sesuatu yang besar berawal dari yang kecil.
Dan ada pula ungkapan: kesempatan tidak pernah datang dua kali.
Maka mari membangun sikap bahwa apa yang dihadapkan ditangan kita saat ini adalah pemberian yang terbaik dari Allah dan kita diberi sesuai apa yang bisa kita tangani.
Lalu kewajiban kita adalah mengembangkan apa yang telah kita terima dari Allah.
Tidak perlu menganggap besar atau kecil, sebab yang besar di bumi ini adalah berawal dari yang kecil atau jalinan dari yang kecil-kecil.
Dan ada baiknya tidak memikirkan apa kekurangan kita, sebab jika tidak bijaksana justru akan menjadi beban yang akan menghimpit dan menghancurkan semangat hidup kita.
Kegagalan hari ini adalah latihan untuk menjadi pemenang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 15 November 2020

Allah Bapa kami
Puji dan syukur atas pemeliharaan-Mu sampai hari ini
Jika Engkau dapati kami terlalu malas
Kami mohon bukalah mata kami akan pekerjaan-pekerjaan-Mu
Supaya setiap hari Kau dapati kami berbuah

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

 
Nilai butir ini
(1 Pilih)