Injil Lukas 2:22-32;
Saya kutip sebagian:
Luk 2:22
Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,
Luk 2:23
seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah",
Luk 2:24
dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.
Luk 2:25
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
Luk 2:26
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Luk 2:27
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,
Luk 2:28
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:
Luk 2:29
"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,
Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
---------
Sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu
Saudaraku,
Simeon melihat bayi Yesus lebih dari seorang bayi.
Tentunya iman kita pun melihat Tuhan Yesus lebih dari seorang manusia dan lebih dari seorang nabi.
Orang dunia menyebut Ia nabi, tetapi kita melihat Yesus adalah Allah yang hidup.
Lalu apakah "penglihatan" itu sungguh-sungguh mampu menjaga langkah kaki kita tetap berada di jalan Allah?
Saudaraku,
Roh Kudus lah yang menjaga Simeon, sehingga ia dikenal sebagai orang yang benar dan saleh.
Dan Roh Kudus itu pula yang membawa ia ke Bait Allah sehingga ia bertemu dengan Mesias.
Saya yakin Roh yang sama yang membawa kita bertemu dengan Mesias.
Lalu permenungannya:
Apakah kita juga dikenal sebagai orang yang benar dan saleh?
Apakah kita juga melihat keselamatan?
Saudaraku,
Roh Kudus membimbing hidup Saudara dan saya.
Ia telah memberikan penglihatan akan tanda-tanda Allah supaya kita beroleh damai dan sejahtera dalam peziarahan kita di dunia ini.
Mata rohani kita melihat dengan sangat jelas tanda-tanda tersebut.
Dan menjadikan hidup kita berbuah dan buah-buah Roh itu terwujud nyata dan dirasakan oleh setiap orang di sekitar kita.
Saudaraku,
jangan bertanya kepada diri sendiri apakah kita orang baik.
Jangan bertanya kepada diri sendiri apakah kita mengasihi sesama.
Jangan bertanya kepada diri sendiri apakah kita rajin beramal.
Jangan bertanya kepada diri sendiri apakah kita rajin ibadat.
Tetapi mari kita tanya kepada diri sendiri apakah kita melihat Tuhan Yesus?
Sebab jika mata kita melihat Tuhan Yesus pasti kita menjadi orang baik, mengasihi sesama, suka beramal dan pasti rajin pula ibadat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 2 Februari 2020
Allah Bapa kami
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Perbuatan tangan-Mu Engkau nyatakan setiap hari
Kami ingin selalu menyatu dengan Engkau
Supaya terjadilah apa yang Engkau kehendaki
Sebab rencana-Mu lah yang terbaik untuk kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
