"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Matius 13:44-46;

Mat 13:44
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Mat 13:45
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Mat 13:46
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
-------------

iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu

Saudaraku,
memang Kerajaan Sorga adalah tujuan kita, namun hendaknya kita jangan lupa bahwa Allah telah memberikan tanggung jawab kepada kita, di rumah, di tempat kerja dan tanggung jawab atas apa yang telah dihadapkan oleh Tuhan di tangan kita.
Artinya apapun yang kita kerjakan tujuan utamanya adalah untuk Allah.
Ada baiknya kita selalu hati-hati supaya tidak mudah menyimpang.
Sebab kita tahu bahwa dunia dengan daya tariknya selalu nampak lebih nyata, walaupun untuk menggapainya harus diusahakan dengan keahlian dan dengan banyak keringat, tetapi ada banyak orang memilih dunia.
Sedangkan untuk sampai Kerajaan Sorga tidak diperlukan keahlian, hanya dibutuhkan kerendahan hati dan ketaatan.

Saudaraku,
seorang berlimpah harta, terpelajar, terkenal dan berkuasa tidak akan melihat mutiara yang indah itu jika tanpa kerendahan hati.
Maka mari singkirkan keakuan yang menguasai diri sampai ke akar-akarnya dan tidak bersandar atas diri sendiri melainkan menaruh semua pengharapan hanya kepada Allah.
Memang kita hidup di dunia ini, namun mata dan telinga kita hendaknya selalu mengarah kepada Allah.
Bijaksana dalam tingkah laku, dengan mempertimbangkan segala sesuatu bersama Allah.
Bijaksana dalam keinginan diri saya kira sama dengan" menjual seluruh milikinya", menolak cinta diri dan memilih mengasihi Tuhan, supaya dapat memperoleh hidup Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 26 Juli 2020

Allah Bapa kami
Kami mohon pandanglah kami
Kami berada di hadapan-Mu dan bersedia untuk taat kepada-Mu
Kepada-Mu kami menyerahkan diri kami dan keinginan kami
Harapan kami Engkau membuka mata dan telinga kami
Sehingga kami mengetahui yang harus kami ketahui

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)