"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 10:1-12, 17-20;

Ayat 17-20:

Luk 10:17
Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu."
Luk 10:18
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.
Luk 10:19
Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
Luk 10:20
Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."
---------

Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu

Saudaraku,
kita dipilih oleh Tuhan Yesus sebagai "Gereja".
Seharusnya kita selalu menyadari itu, sehingga "prioritas" kita bukan lagi "keinginan kemanusiaan kita".
Kita hidup untuk pekerjaan-pekerjaan Allah, maka pakailah cara-cara Allah setiap kita bertindak.
Kita sadar itu tidak mudah, sebab manusia selalu cenderung dengan caranya sendiri dan kecenderungan manusia "yang tidak suka diperintah".

Saudaraku,
Tuhan Yesus telah memberikan kuasa kepada kita untuk untuk menahan kekuatan musuh.
Lalu siapa musuh kita?
Musuh kita adalah diri sendiri.
Contoh sangat jelas dalam Injil adalah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat.
Mereka taat menjalankan semua perintah agama, hanya supaya terlihat suci dan terhormat.
Maka mari perhatikan dengan teliti, apakah semangat kita "digerakkan oleh Roh Kudus atau keinginan diri".
Jangan mudah kecewa saat keinginan kita tidak terwujud sebab tidak semua keinginan hati yang nampaknya baik itu harus dituruti.
Sebab Tuhan Yesus menghendaki supaya kita TIDAK bersandar kepada diri sendiri.
Kita telah menerima kuasa untuk mengalahkan itu.
Tanda-tanda sangat jelas, jika seorang mudah tersinggung, mudah menghakimi, sejatinya ia tidak mengenal Allah.

Saudaraku,
si ular dan kalajengking tentu akan membujuk-bujuk dan menjengkelkan hati kita.
Injaklah dengan "pekerjaan-pekerjaan yang bermanfaat", jangan mencoba berunding dengannya, pasti kita akan kalah.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 3 Juli 2022

Tuhan Yesus
Hidup tenang dan damai hanya bisa diperoleh jika kami setia dalam kehendak-Mu
Dan kami sadar itu tidak mudah, membutuhkan perjuangan
Terimakasih Engkau memberikan kuasa kepada kami untuk mengalahkan segala yang mengancam hidup batin kami
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Supaya dalam segala keadaaan, ucapan dan perbuatan kami tetap dalam kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)