"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 20:1-9;

Yoh 20:1
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
Yoh 20:2
Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:3
Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
Yoh 20:4
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
Yoh 20:5
Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
Yoh 20:6
Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,
Yoh 20:7
sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
Yoh 20:8
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
Yoh 20:9
Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.
-----------

Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati

Saudaraku,
pertanyaan ini masih tetap perlu kita tanyakan kepada diri kita sendiri setiap saat:
Apakah kita percaya Ia bangkit dari antara orang mati?
Jawaban kita masing-masing gunakanlah untuk melihat hidup kita selama ini.
Apakah kita hidup "sebagai orang yang percaya akan TUHAN yang HIDUP".

Saudaraku,
kita harus senantiasa menyadari bahwa Tuhan Yesus ada dan HIDUP dalam setiap pribadi yang percaya kepada-Nya.
Dengan demikian hidup kita tidak lagi "bebas", tetapi TERIKAT oleh kehendak-Nya.
Pola pikir kita tidak bisa tanpa "pertimbangan Tuhan".
Pertanyaannya: apakah ada orang kristiani yang tidak mengetahui pertimbangan Tuhan?
Jawaban saya: tidak ada.
Saya yakin setiap orang kristiani melihat Tuhan dan mengerti kehendak Tuhan.
Tetapi tidak semuanya sanggup untuk taat, tidak semuanya sanggup memanggul salib.
Maka marilah kita membangun semangat untuk "mengesampingkan penglihatan dan kehendak kita sendiri".
Kita arahkan mata dan telinga kita kepada perbuatan-perbuatan Allah kita yang hidup.
KUBURKANLAH DAGING dan mari kita HIDUP dalam KEMULIAAN ALLAH.
Sebab untuk itulah KITA DIPILIH.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 4 April 2021

Tuhan Yesus Kristus
Kami sadar hanya melakukan kehendak-Mu maka kami akan hidup
Dan kami sadar bahwa daging ini harus mati supaya kami hidup
Maka kami mohon Roh-Mu untuk selalu menerangi kami dan memberikan kekuatan kepada kami
Supaya kami hanya melakukan kehendak-Mu dan melepaskan diri dari kepentingan diri sendiri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)