Injil Lukas 3:23-38;
Mat 2:1
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
Mat 2:2
dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
Mat 2:3
Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
Mat 2:4
Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
Mat 2:5
Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
Mat 2:6
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
Mat 2:7
Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
Mat 2:8
Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."
Mat 2:9
Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.
Mat 2:10
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
Mat 2:11
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
Mat 2:12
Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.
--------
Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia
Saudaraku,
Allah menggunakan berbagai cara untuk mendekat kepada manusia yang dikasihaninya.
Injil kita hari ini tentang orang- majus yang "menerima penglihatan istimewa".
Mereka diberi karunia untuk memahami "tanda kelahiran" Tuhan Yesus.
Saudaraku,
berbahagialah kita karena mata dan telinga kita pun melihat dan mendengar "tanda-tanda Allah".
Oleh karena kasih-Nya yang besar itu, Allah ingin supaya kita tidak binasa dalam kedagingan.
Namun perlu kita sadari pula bahwa hidup kita pun dipilih oleh Allah untuk "menjadi tanda".
Ingat tidak semua orang membaca injil, ingat Allah ingin setiap manusia yang dikashinya selamat.
Maka marilah kita jaga dengan sungguh-sungguh hidup kita.
Sehingga dimanapun kita berada dan dalam keadaan apapun, hidup kita senantiasa memancarkan kuasa dan belas kasih Allah.
Allah mengasihi semua manusia ciptaan-Nya dan kita telah dipilih untuk mewujudkan kasih itu.
Saudaraku,
pengajaran kedua adalah kita harus mangarahkan pandangan kita kepada "bintang-Nya".
Di zaman ini manusia semakin mudah melakukan segala sesuatu.
Sadar atau tidak sadar kita telah dimanjakan dengan berbagai kemudahan karena teknologi berkembang sangat pesat.
Kemudahan-kemudahan itu dan dengan dunia yang nampak semakin menarik bisa saja membuat kita terlena.
Lalu kita tidak sadar telah menjauh dari jalan Allah.
Sering saya menulis: memulai adalah bagi setiap orang, tetapi tekun sampai akhir adalah bagi orang yang sanggup hidup dalam ketaatan.
Mari arahkan hidup kita kepada bintang-Nya, jangan menyimpang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 8 Januari 2023
Tuhan Yesus
Terimakasih dengan berbagai cara Engkau menuntun langkah kami
Engkaupun memberikan kami kekuatan untuk menolak setiap godaan
Namun kami sadar setiap hari baru adalah tantangan baru
Oleh karena itu kami selalu mengawali hari dengan datang kepada-Mu memohon tuntunan dan kekuatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa