Cetak halaman ini

Injil Matius 9:14-17;

Mat 9:14
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
Mat 9:15
Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Mat 9:16
Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.
Mat 9:17
Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."
-----------

Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?

Saudaraku,
Daud, penulis mazmur, mengakui dosanya terhadap Batsyeba, Uria, keluarganya dan bangsanya.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.
Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.
Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.
Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!
Dengan satu atau lain cara, kita perlu melakukan sesuatu terhadap dosa-dosa kita.

Saudaraku,
kita semua adalah orang berdosa, tetapi kita adalah orang berdosa yang berusaha menjadi orang kudus, melalui iman dan praktik dalam hidup kita.
Kita bisa melihat puasa sebagai bagian dari proses itu.
Puasa berarti jauh lebih dari sekadar mengurangi atau tidak makan.
Bahkan puasa bukan tentang menahan haus dan lapar atau mengubah pola makan kita, kita harus mengubah perilaku kita.
Sselalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi seorang kristiani yang sejati.
Kita mengusahakan untuk lebih baik dan hidup lebih baik, dalam kata-kata dan perbuatan.
Dan lebih dari itu, kita adalah anak-anak Terang, terang kita harus bersinar seperti fajar.
Kebenaran harus berjalan di depan kita dan kemuliaan Allah menjadi penjaga kita.

Saudaraku,
seharusnya pendekatan tulus kita dalam menjalankan puasa, mengakui bahwa kita bersalah, kita berdosa dan memohon pengampunan Tuhan.
Dengan harapan dan iman dalam Tuhan Yesus, kita setia dalam doa.
Kita bisa menemukan berbagai cara untuk "melepaskan ikatan kedagingan", untuk melepaskan tali kuk, apapun yang "mengikat" kita dan untuk mematahkan setiap kuk, untuk menjadi pribadi yang lebih baik, seorang pengikut Tuhan Yesus.
Maka terang kita akan bersinar seperti fajar, kebenaran akan berjalan di depan kita dan kemuliaan TUHAN akan menjadi penjaga kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 4 Juli 2026

Tuhan Yesus
Engkaulah teladan pengorbanan diri yang sempurna
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan setiap hari untuk menyalibkan keinginan daging
Dan terangilah hati dan pikiran kami dengan cahaya Roh Kudus
Supaya kami tidak mudah disesatkan oleh segala bentuk cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 
Nilai butir ini
(0 pemilihan)