Injil Lukas 9:1-9;
Luk 9:1
Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.
Luk 9:2
Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,
Luk 9:3
kata-Nya kepada mereka: "Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.
Luk 9:4
Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ.
Luk 9:5
Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka."
Luk 9:6
Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.
-------
Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang
Saudaraku,
seharusnya kita membagikan sukacita Injil.
Sebab karya Roh Kudus yang terus-menerus di dalam diri kita, senantiasa memberikan kekuatan dan mendorong kita untuk mewartakan kabar sukacita.
Dan ingatlah Gereja adalah seorang ibu dan ia "berkhotbah" dengan cara yang sama seperti seorang ibu berbicara kepada anaknya.
Mengetahui bahwa anak itu percaya bahwa apa yang ia ajarkan adalah untuk kebaikannya, karena anak-anak tahu bahwa mereka dikasihi. Lebih lanjut, seorang ibu yang baik dapat mengenali segala sesuatu yang Allah sedang kerjakan dalam diri anak-anaknya, ia mendengarkan keprihatinan mereka dan belajar dari mereka.
Saudaraku,
kita mengajar dan belajar, mengalami koreksi dan bertumbuh dalam penghargaan akan apa yang baik.
Roh yang sama yang mengilhami Injil dan yang bertindak dalam Gereja juga mengilhami kita semua umat Allah dan menemukan cara yang tepat untuk mewartakan sukacita Injil
Dengan demikian, kita menemukan sumber air hidup di dalam hati kita.
Sebagaimana kita semua senang diajak bicara, demikian pula dalam iman kita senang diajak bicara tentang "Kerajaan Allah", yang "menyembuhkan".
Perhatikan bahwa pemberitaan Injil berkaitan langsung dengan penyembuhan.
Kita melihat hal ini dalam Kisah Para Rasul.
Dunia ini sakit dan terluka.
Lebih jauh lagi, dunia ini berpaling dari Tuhan Yesus Kristus dan Gereja, yang merupakan satu-satunya sumber penyembuhan sejati yang mendasar.
Jadi, marilah kita selalu hidup dalam kesadaran untuk mewartakan sukacita dan penyembuhan, terutama melalui pengampunan dan belas kasihan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 24 September 2025
Allah Bapa kami
Melalui PuteraMu Tuhan kami Yesus Kristus Engkau telah menyembuhkan kami
Dan Melalui PuteraMu, Engkau bawa kami masuk dalam kerajaanMu
Kami mohon jadikanlah hidup kami saksi dan perwujudan kebaikan dan belas kasihMu
Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa