"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 17:28-37;

Luk 17:26
Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia:
Luk 17:27
mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.
Luk 17:28
Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun.
Luk 17:29
Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua.
Luk 17:30
Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya.
Luk 17:31
Barangsiapa pada hari itu sedang di peranginan di atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya, dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali.
Luk 17:32
Ingatlah akan isteri Lot!
Luk 17:33
Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.
Luk 17:34
Aku berkata kepadamu: Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
Luk 17:35
Ada dua orang perempuan bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan."
Luk 17:36
(Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.)
Luk 17:37
Kata mereka kepada Yesus: "Di mana, Tuhan?" Kata-Nya kepada mereka: "Di mana ada mayat, di situ berkerumun burung nasar."
---------

Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia

Saudaraku,
Injil kita hari ini, selalu dikaitkan dengan akhir zaman.
Saya menggunakan kata "akhir zaman" dalam dua cara.
Bagi kita masing-masing, sebagai individu dan sebagai keluarga, akhir zaman kita adalah tujuan hidup kita.
Bagi semua manusia, yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah kita yang mengosongkan diri, akhir zaman kita adalah Allah sendiri, yang bersatu sebagai anak angkat dengan Tritunggal Mahakudus.
Namun, arti lain dari "akhir zaman" adalah akhir dari suatu peradaban dan Kitab Suci kita, meskipun lugas, tidak memberi tahu kita yang mana dari dua kesudahan zaman yang Tuhan Yesus maksudkan.

Saudaraku,
Tuhan Yesus memberitahu kita, bahwa baik untuk kematian kita sendiri atau kehancuran suatu peradaban, atau untuk hari-hari terakhir umat manusia di bumi, haruslah persiapan HARI INI.
Kita tidak tahu kapan hal-hal itu akan terjadi, jadi kita harus berdoa dan bersiap menghadapinya sekarang juga.
Marilah kita bertobat dari dosa-dosa kita, mengaku dosa dan sering-seringlah berdoa dan bersakramen agar hati dan pikiran kita selalu siap untuk melihat wajah Allah.

Saudaraku,
ingatlah bahwa Tuhan Yesus berjanji bahwa Dia akan menyertai kita "senantiasa sampai akhir zaman."
Kita yang memahami Ekaristi percaya bahwa Tuhan Yesus hadir setidaknya dalam beberapa cara selama Misa dan bahwa kehadiran-Nya adalah melalui roti dan anggur dalam Komuni.
Yang lain tidak mempercayai hal itu dan menekankan kehadiran Kristus melalui kedatangan-Nya yang kedua kali dalam kemuliaan, yang bisa terjadi kapan saja.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 14 Nopember 2025

Tuhan Yesus
Selama kami bersamaMu, hidup dalam kehendakMu
Kami sangat percaya, kami pasti hidup dalam kemuliaan di KerajaanMu
Seperti janjiMu akan menyediakan tempat bagi kami
Kami mohon jagalah kami supaya kami tidak kembali kepada dosa
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam ketaatan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)