Injil Matius 20:17-28;
Saya kutip sebagian:
Mat 20:17
Ketika Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan:
Mat 20:18
"Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.
Mat 20:19
Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan."
------------
Mat 20:27
dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
Mat 20:28
sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
------------
Sama seperti Anak Manusia datang, untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang
Saudaraku,
terkadang kita merasa ditinggalkan Tuhan Yesus, dan terkadang ada dorongan atau pikiran menyalahkan orang lain.
Namun apabila berani jujur, sebagian besar penyebabnya dari dalam diri sendiri.
Terlalu sering "daging ini menolak untuk kalah", padahal sesngguhnya memang kalah.
Dan pada akhirnya muncul penolakan dari dalam diri yang kemudian menjadi sumber dari penderitaan.
Saudaraku,
kita punya Tuhan yang memberi teladan "mengalah" dan mengalahkan diri sendiri bahkan rela wafat disalibkan agar manusia yang dikasihi-Nya "hidup".
Tuhan Yesus juga mengajak kita untuk "belajar menderita", Ia tahu bahwa daging ini lemah dan menuntut, sehingga manusia tidak pernah bisa lepas dari penderitaan.
Kemanapun kita pergi tidak pernah bisa menghindar dari ketidaknyamanan.
Maka ada baiknya kita selalu menyadari hal tersebut, supaya kita terhindar dari caci maki dan menyalahkan orang lain.
Dan penting kiranya bahwa dimanapun kita, apapun keadaan kita, harus tetap sabar dalam segala hal.
Dengan demikian kita bisa menikmati "kedamaiaan batin".
Oleh karena itu, mari memanggul salib dengan senang hati, sebab hanya salib lah yang menuntun kita ke jalan yang lurus.
Dan supaya hidup kita bisa menjadi jalan bagi banyak orang untuk sampai kepada kebenaran.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 11 Maret 2020
Allah Bapa kami
Memang kami harus melalui banyak kepedihan
Harus melalui bermacam-macam kesusahan
Kami besyukur punya Allah seperti Engkau
Yang selalu setia menyertai kami dan menghibur kami
Sehingga hidup kami bahagia bersama-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
