Cetak halaman ini

Injil Yohanes 5:17-30;

Saya salin ayat: 19-29:

Yoh 5:19
Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
Yoh 5:20
Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
Yoh 5:21
Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
Yoh 5:22
Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
Yoh 5:23
supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
Yoh 5:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
Yoh 5:25
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
Yoh 5:26
Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
Yoh 5:27
Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
Yoh 5:28
Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
Yoh 5:29
dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
-----------

Sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak

Saudaraku,
kita percaya kepada Tuhan Yesus Anak Allah yang hidup dan kita melihat apa yang dikerjakan Anak.
Seperti Tuhan Yesus mengerjakan apa yang dikerjakan Bapa, demikian pula kita umat kristiani mengerjakan apa yang dikerjakan Anak.
Apa yang dikerjakan Anak?
Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.(Bdk Mat 11:5)

Saudaraku,
pagi ini mari kita melihat apa yang kita kerjakan sampai hari ini.
Apakah dalam menjalani aktivitas sehari-hari kita berpikir dan bertindak seperti Tuhan Yesus?
Saat di sekitar kita ada kebencian, apakah kita jadi pembawa damai?
Saat di sekitar kita ada yang sakit, apakah kita memberi kesembuhan?
Saat di sekitar kita ada yang sedih, apakah kita memberi penghiburan?
Saat di sekitar kita ada yang tidak peduli dengan orang lain, apakah kita tetap mengasihi semua orang?
Saat di sekitar kita malas, apakah kita tetap teguh memberi hidup?

Saudaraku,
sabda Tuhan: mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal.
Kita harus berusaha sempurna seperti Tuhan Yesus, Roh Allah ada dan hidup di setiap orang yang percaya kepada Anak.
Jadi tubuh ini mungkin tidak sempurna, namun mari selalu mengusahakan kehidupan batin agar sempurna.
Memang tidak mudah sebab daging ini selalu menuntut dan selalu minta dilayani.
Kristus sendiri saat masih hidup di dunia ini, mengalami hinaan, ejekan, penolakan dan menderita sengsara bahkan disalibkan.
Dan kita tahu bahwa daging ini memang harus menderita dan harus mati, supaya tidak menjadi jerat.
Dan supaya kita hanya melakukan apa yang dilakukan Anak.
Dimanapun kita berada menjadi kabar baik dan memberi kesembuhan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 17 Maret 2021

Tuhan Yesus Kristus,
Jadikanlah aku pembawa damai
Bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih
Bila terjadi penghinaan, jadikanlah aku pembawa pengampunan
Bila terjadi perselisihan, jadikanlah aku pembawa kerukunan
Bila terjadi kebimbangan, jadikanlah aku pembawa kepastian
Bila terjadi kesesatan, jadikanlah aku pembawa kebenaran
Bila terjadi kecemasan, jadikanlah aku pembawa harapan
Bila terjadi kesedihan, jadikanlah aku sumber kegembiraan
Bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang
Tuhan semoga aku ingin menghibur daripada dihibur, memahami daripada dipahami, mencintai daripada dicintai
Sebab dengan memberi aku menerima, dengan mengampuni aku diampuni, dengan mati suci aku bangkit lagi,
Untuk hidup selama-lamanya.
Amin.
(Doa Santo Fransiskus dari Asisi)

Nilai butir ini
(2 pemilihan)