Injil Lukas 19:11-28;
Saya kutip ayat 11-13, 16-23;
Luk 19:11
Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus melanjutkan perkataan-Nya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan Allah akan segera kelihatan.
Luk 19:12
Maka Ia berkata: "Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.
Luk 19:13
Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.
------------
Luk 19:16
Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
Luk 19:17
Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
Luk 19:18
Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah menghasilkan lima mina.
Luk 19:19
Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.
Luk 19:20
Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
Luk 19:21
Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.
Luk 19:22
Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
Luk 19:23
Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.
------------
Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali
Saudaraku,
kita hidup dalam iman, kasih dan pengharapan.
Oleh karena iman kita melihat karya-karya Allah, merasakan kasih Allah dan pemeliharaannya sehingga semuanya itu membawa kita kepada pengharapan untuk menuju kehidupan kekal bersama Tuhan Yesus Kristus.
Melalui perumpaan tentang sepuluh mina dalam Injil Lukas pagi ini, kita diingatkan bahwa kita tidak bisa hidup semaunya kita sendiri, hidup kita harus berbuah.
Berbuah adalah menghasilkan atau melakukan sesuatu yang bukan untuk kepentingan diri sendiri.
Orang kristiani BUKAN hanya sekedar tidak berbuat dosa dan diam saja tidak berbuat apa-apa, hidup hanya untuk dirinya sendiri.
Saudaraku,
saya ingatkan kembali bahwa kita diciptakan sesuai dengan gambar Allah, sehingga sesungguhnya manusia mampu menjangkau ke segala arah tanpa batas.
Namun kenyataannya manusia membatasi dirinya sendiri, yaitu ketika hanya memikirkan dirinya sendiri.
Nyata dihadapan kita saat ini, ada yang matanya hanya sampai kepada kelompoknya.
Dan jika hal itu terjadi efek yang ditimbulkan sangat bahaya, sebab lalu menganggap orang lain sebagai musuh yang akan merebut minanya.
Dan dari situlah akan muncul segala pikiran jahat.
Saudaraku,
harta kekayaan yang kita miliki saat ini memang tidak akan kita bawa ke kehidupan kekal.
Namun ingat bahwa apa yang dihadapkan oleh Tuhan ditangan kita hari ini bisa mengantar kita kepada hidup bersama Allah atau kepada kematian.
Maka baiklah kita selalu belajar tidak egois tidak hanya memikirkan diri sendiri, sebab dengan sangat jelas Allah menuntut hidup kita berbuah.
Mari setiap saat tanyakan kepada diri sendiri apakah tujuanku disini?
Dengan demikian kita dipaksa menyadari bahwa kita adalah anak-anak Allah, dan tidak terombang-ambing dalam kebimbangan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 18 November 2020
Allah Bapa kami
Terimakasih karena Engkau telah memberi kepercayaan kepada kami untuk mewujudkan kasih-Mu
Ampunilah kami jika Kau dapati kami sering sibuk dengan pemikiran kami sendiri
Oleh karena tu kami mohon ya Bapa
Puaskanlah kami dengan pemberian-Mu
Hiburlah kami dengan kasih-Mu
Dan ajarilah kami bersyukur
Supaya kami tidak mudah tergoda oleh keuntungan duniawi
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
