"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Markus 8:14-21;

Mrk 8:22
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia.
Mrk 8:23
Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?"
Mrk 8:24
Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon."
Mrk 8:25
Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.
Mrk 8:26
Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: "Jangan masuk ke kampung!"
--------

Maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh

Saudaraku,
jika saya berkata bahwa saya tidak takut akan hari esok, Saudara pasti ada yang tidak percaya.
Takut akan hari esok bukan hanya dialami orang-orang yang susah cari makan atau orang miskin, tetapi dialami oleh semua orang, bahkan saya yakin orang-orang super kaya pun mengalaminya.
Sebab bagi manusia hari esok adalah sebuah "misteri".
Tidak ada seorangpun yang bisa menjamin apa yang direncanakan selalu berjalan baik sesuai dengan apa yang diharapkan.
Tetapi bagi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, dan hidup dalam perintah-Nya selalu yakin esok hari akan mengalami kebaikan bersama-Nya.

Saudaraku,
mata kita telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus, sehingga kita melihat "perbuatan Allah".
Mari kita jaga gerak hidup kita supaya selalu "seirama dengan gerak Allah".
Meninggalkan "kesia-siaan" hari kemarin dan menatap hari-hari ke depan dengan "mata baru", mata Allah.
Sebab kita adalah anak-anak Terang, yang tidak lagi berjalan dalam kegelapan.
Putih dan hitam terlihat nyata di mata kita maka mari bersikap tegas dan hindari "perdebatan dengan dunia", saya sangat yakin kita akan kalah, sebab manusia itu mudah tergoda.
Mata tidak pernah kenyang dan telinga tidak pernah puas.(Bdk Pkb 1:8)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 19 Februari 2020

Allah Bapa kami
Jika tanpa Engkau hidup ini terasa sangat berat
Setiap hari kami menghadapi hal-hal yang baru

Terimakasih ya Bapa
Engkau buka mata dan telinga kami
Sehingga kami melihat perbuatan tangan-Mu
Dan menjadi teladan bagi kami
Sehingga dalam keadaan apapun kami tetap penuh dengan sukacita menatap hari esok

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)