Injil Lukas 19:11-28;
Saya kutip sebagian:
Perumpamaan tentang uang mina
Luk 19:16
Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
---------
Luk 19:20
Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
Luk 19:21
Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.
Luk 19:22
Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
Luk 19:23
Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.
---------
Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan
Saudaraku,
Allah tidak akan bertanya tentang apa yang "tidak" kita lakukan, namun tentang apa yang kita lakukan.
Ada orang yang merasa lebih dari orang lain, lalu tidak melakukan apa yang dilakukan orang lain.
Sementara disaat yang sama tidak pernah berpikir untuk melakukan yang baik, sebab telah merasa sebagai orang baik.
Dan duduk manis di singgasananya mengkritik orang lain, sementara dianya sendiri tidak pernah memberikan pengaruh positif kepada orang disekitarnya.
Saudaraku,
ada sebagian orang yang berpikir seorang kristiani tidak berjudi, tidak mencuri, tidak berkunjung ke tempat hiburan malam.
Menurut saya tidaklah cukup demikian, Allah bertanya "apa yang telah kita lakukan".
Allah meminta kita untuk menghasilkan buah.
Mungkin ada yang fokus tidak berbuat dosa, tetapi hidupnya hanya untuk diri sendiri, kekristenan bukanlah demikian.
Saudaraku,
kepercayaan bukan hanya tentang tanggung jawab, namun "ujian".
Menjaga alat-alat supaya tidak berkarat bukan dengan memberi anti karat.
Namun gunakanlah alat itu, maka tidak akan lapuk dan berkarat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 20 Nopember 2019
Allah Bapa kami
Kami sadar Engkau menjadikan kami rasul-Mu
Ampunilah kami ya Bapa
Apabila kami hanya sibuk menjaga kekudusan dan sembunyi dibalik kesombongan kami
Kami merasa aman karena kami berlindung kepada-Mu
Namun bukan itu yang Engkau kehendaki
Hidup kami harus menjadi perwujudan belas kasih dan kuasa-Mu
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon ajarilah kami untuk berbuat banyak
Mengabdi kepada kepentingan sesama bukan kepada kemauan sendiri
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
