"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 6:35-40;

Yoh 6:35
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
Yoh 6:36
Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.
Yoh 6:37
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.
Yoh 6:38
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Yoh 6:39
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Yoh 6:40
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
-----------

Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal

Saudaraku,
mari mengawali pagi ini dengan mengucap syukur sebab mata kita melihat Anak.
Artinya kita melihat pekerjaan Allah, sebab Tuhan Yesus menyatakan pekerjaan-pekerjaan itu di mata kita.
Namun pagi ini saya mengajak untuk masuk dalam permenungan: kita melihat Anak dengan 2 mata atau 1 mata?

Saudaraku,
perlu kita sadari dengan sungguh-sungguh bahwa bisa saja 1 mata melihat pekerjaan Anak dan mata yang satunya meihat godaan iblis.
Dan kita mengerti bahwa wujud percaya kepada Anak adalah melakukan perintah-Nya, melakukan pekerjaan-pekerjaan yang kita lihat iitu.
Maka hendaknya kita selalu berhati-hati, sebab mata yang satunya bisa saja menjadi pengkhianat.
Kitapun harus selalu menyadari bahwa mengabdi kepada Allah itu tidak mudah.
Harus berani mengesampingkan segala sesuatu dan dengan sukarela membuang segala keinginan daging.
Maka mari jangan kita tertipu oleh mata kita, jika penglihatan itu mendorong kepada kepentingan dan kenyamanan diri pasti akan membawa kita kepada kematian.
Dan lebih tajam memperhatikan diri sendiri sebab semangat untuk melayani dunia selalu cenderung lebih berkobar daripada semangat untuk melayani kehendak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 21 April 2021

Allah Bapa kami
Engkau mengetahui kekurangan dan kelemahan kami
Engkau tahu yang kami tidak tahu
Kami datang merendahkan diri dihadapan-Mu
Ampunilah kekurangan dan kesalahan-kesalahan kami
Berilah rahmat-Mu agar kami lebih sabar menderita
Sehingga kami tidak mudah tergoda oleh kehormatan dan kenikmatan

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Nilai butir ini
(1 Pilih)