"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 3:16-21;

Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Yoh 3:18
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
Yoh 3:19
Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
Yoh 3:20
Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
Yoh 3:21
tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."
--------

Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal

Saudaraku,
Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa.
Setiap membaca ayat ini, saya melihat hikmat yang luar biasa.
Meskipun saya tidak bisa memahami dengan sempurna "misteri" itu, tetapi saya berusaha untuk hidup di dalam misteri itu.

Saudaraku,
kenyataannya Tuhan Yesus yang mendatangi saya dan Saudara.
Jika kita yang datang kepada-Nya, kita tidak akan bisa masuk ke dalam misteri itu.
Lalu Yesus hanya seorang manusia, seorang nabi, Nabi Isa, tidak ada bedanya dengan nabi-nabi lain yang mengajarkan "perbuatan baik".
Apakah "perbuatan baik" mampu membawa kita kepada kehidupan kekal? Tidak Pasti!
Sebab yang menurut manusia baik belum tentu benar di hadapan Allah.
Berbahagialah kita yang hidup dalam Terang.
Oleh karena Terang itu, jalan kita pasti menuju kepada hidup kekal bersama Allah.
Namun jangan senang dulu, Terang memang mengusir kegelapan.
Tetapi ingat "kedagingan" kita lebih suka kegelapan.
Jadi beranikah kita mengalahkan diri sendiri?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 27 April 2022

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau memberikan Tuhan Yesus kepada kami
Ia yang menuntun langkah kaki kami dan yang mengajar kami
Sehingga kami masuk dalam misteri penyelamatan-Mu
Kami mohon terangilah hati dan pikiran kami dengan Cahaya Roh-Mu
Supaya kami tidak tersesat

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)