"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 21:5-11;

Saya kutip sebagian:

Luk 21:12
Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.
Luk 21:13
Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
---------
Luk 21:17
dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku.
Luk 21:18
Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang.
Luk 21:19
Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.
---------

Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi

Saudaraku,
menjadi seorang kristiani tanpa keluh kesah, apakah mungkin?
Ada satu ungkapan yang saya sering dengar: "namanya juga manusia!"
Lalu pertanyaannya: pantaskah kita berkata demikian?

Saudaraku,
apabila hidup kita sesuai dengan yang kita harapkan, masihkah kita ingat bersyukur?
Nampaknya orang tidak pernah lupa berkeluh kesah saat hidup tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
Padahal baik atau buruk adalah kenyataan yang akan dihadapi setiap manusia.
Coba pandanglah di sekitar kita, ada yang berusaha sedikit dan berbuah banyak, ada pula yang berbuat banyak namun tidak berbuah.

Saudaraku,
tidak kurang-kurangnya Allah mengajar kita dan tidak bosan-bosannya Allah mendekat kepada kita.
Melalui setiap kejadian Allah berbicara kepada kita, oleh karena belas kasih-Nya supaya kita selamat.
Beranikah kita memandang setiap kejadian dari dimensi sebagai anak Allah?
Sebab Tuhan Yesus menginginkan kita untuk menjadi saksi-Nya.
Mari kita selalu berusaha untuk bijaksana dalam tingkah laku, tidak mudah percaya oleh perkataan dan keinginan.
Dan mempertimbangkan tiap-tiap perkara, dengan sadar bahwa kita adalah anak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 27 Nopember 2019

Allah Bapa kami
Pantaslah kami bangga saat kami melakukan kehendak-Mu
Kami mohon pandanglah hamba-Mu ini
Terangilah sudut-sudut hati kami dengan Cahaya Roh-Mu
Supaya tidak ada sedikit pun hal-hal yang tersenbunyi
Sehingga karya-Mu nyata dalam kehidupan kami

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)