Injil Lukas 14:25-33;
Saya kutip ayat 25-27, 33;
Luk 14:25
Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka:
Luk 14:26
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Luk 14:27
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
-----------
Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.
------------
Yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku
Saudaraku,
tidak ada cita-cita menjadi kenyataan tanpa pengorbanan.
Tuhan Yesus mengatakan kepada kita, untuk menjadi muridnya harus berani melepaskan diri dari segala milik kita, yaitu melepaskan keterikatan dari benda-benda dan keinginan dunia.
Perintah Tuhan Yesus itu sungguh sangat-sangat berat, sebab kita hidup di dunia.
Kita percaya bahwa Tuhan Yesus tidak akan memerintah apa yang tidak bisa kita lakukan, dan Tuhan Yesus sangat mengasihi manusia.
Jadi segala perintah-Nya adalah untuk kebaikan kita dan keselamatan kita.
Dan sesungguhnya mata kita pun melihat:
Kesia-siaanlah mencari kekayaan yang fana.
Kesia-siaanlah mengejar kehormatan.
Kesia-siaanlah membanggakan diri.
Kesia-siaanlah menuruti keinginan daging.
Kesia-sianlah mengharapkan umur panjang.
Dan sebaiknya kita selalu mengingat apa yang tertulis di kitab pengkotbah ini: mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar.
Saudaraku,
kita memiliki mata dan telinga Allah, pakailah itu, supaya kita tidak mudah tertipu oleh kesia-siaan.
Kita pun mengerti bahwa kemegahan, segala kehormatan yang fana dan kebesaran dunia adahan kebodohan belaka.
Kita semua mengalami sering kali mengejar sesuatu yang diinginkannya dengan semangat yang luar bisa, namun setelah diperolehnya maka lainlah pikirannya tentang hal itu.
Maka mari kita jaga mata dan telinga ini, agar tidak mudah diombang-ambingkan oleh perkara satu ke perkara lainya.
Dan kuasailah keinginan sejak dari awal, supaya kita tidak dikalahkan oleh keinginan itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 4 November 2020
Kami menghaturkan syukur kepada-Mu ya Bapa
Engkau menjadikan hidup yang sia-sia ini menjadi berharga
Kami mohon ya Bapa
Kuasailah keinginan kami dengan perintah-Mu
Pakailah hidup kami ini untuk menghadirkan sukacita dan belas kasih-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.