Injil Lukas 4:14-22;
Luk 4:14
Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.
Luk 4:15
Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.
Luk 4:16
Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
Luk 4:17
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
Luk 4:18
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
Luk 4:19
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Luk 4:20
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
Luk 4:21
Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
Luk 4:22
Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: "Bukankah Ia ini anak Yusuf?"
--------
Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
Saudaraku,
Tuhan Yesus mengutip Kitab Yesaya ketika ditanya siapa Ia sebenarnya: "Roh Tuhan ada padaku"(Yes 61:1), sebab Ia telah mengurapi aku untuk memberitakan kabar baik kepada orang miskin.
Ia telah mengutus aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang yang ditawan dan pemulihan penglihatan kepada orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun yang berkenan kepada Tuhan."
Kemudian Ia memberi tahu orang-orang Yahudi yang berkumpul di sana bahwa nubuat itu telah digenapi di hadapan mereka.
Artinya, pendengaran mereka akan firman Allah telah menggenapi nubuat itu.
Dosa akan diampuni, orang berdosa akan dibebaskan dari perbudakan, orang-orang buta secara fisik dan rohani akan disembuhkan dan akan tercipta era pembebasan, tahun Yobel.
Tentu saja, Ia berbicara tentang kerajaan Allah dan pemerintahan Mesias.
Tetapi mereka segera bertanya, "Siapakah orang ini?" meskipun Ia baru saja memberi tahu mereka.
Mereka ingin tahu bagaimana seorang anak tukang kayu biasa dapat membuat klaim seperti itu.
Tentunya Mesias sejati akan mewujudkan Diri-Nya sebagai penguasa sekuler yang akan mengusir Romawi dari kota dan memulihkan hegemoni Israel.
Bukan orang ini.
Dia melakukan tanda-tanda dan mukjizat tetapi selalu menggunakan mukjizat-mukjizat itu untuk memperkuat kata-kata-Nya, ajaran-ajaran-Nya.
Saudaraku,
kita telah mempertimbangkan kenyataan bahwa iman melahirkan kasih, tetapi kasih memberi kita semacam pengetahuan yang pada gilirannya memperkuat iman kita.
Para Bapa Gereja mengajarkan: _pengetahuan iman terkait dengan perjanjian dengan Allah yang setia yang menjalin hubungan kasih dengan manusia dan menyampaikan firman-Nya kepadanya._
Karena itu, Kitab Suci menyajikannya sebagai bentuk pendengaran.
“Santo Paulus mengajarkan: iman datang dari pendengaran (Roma 10:17).
Pengetahuan yang terkait dengan firman selalu merupakan pengetahuan pribadi, pengetahuan itu mengenali suara orang yang berbicara, terbuka kepada orang itu dengan bebas dan mengikutinya dalam ketaatan.
Paulus dapat berbicara tentang ketaatan iman (bdk. Roma 1:5; 16:26).
Iman juga merupakan pengetahuan yang terikat pada perjalanan waktu, karena kata-kata membutuhkan waktu untuk diucapkan, dan itu adalah pengetahuan yang hanya diasimilasi sepanjang perjalanan kemuridan.
Pengalaman mendengar dapat membantu memperjelas ikatan antara pengetahuan dan kasih.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 7 Januari 2026
Tuhan Yesus
Engkau memberikan Roh Kudus kepada kami
Roh Kudus mengajar dan memberikan kekuatan untuk setia hidup dalam iman
Kami mohon berilah kami telinga yang mendengar dan bimbinglah kami untuk hidup dalam ketaatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa