Cetak halaman ini

Injil Markus 8:1-10;

Saya kutip sebagian:

Mrk 8:5
Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh."
Mrk 8:6
Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.
Mrk 8:7
Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan.
Mrk 8:8
Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.
--------

Dan mereka makan sampai kenyang

Saudaraku,
Allah mengetahui kebutuhan kita dan apa yang bermanfaat bagi kita.
Allah mengetahui setiap persoalan kita dan Allah kita adalah Allah yang penuh belas kasih dan tidak menghukum.
Pehatian-Nya kepada kita lebih besar dari apa yang ada dipikiran kita.
Jika saja kita mau memusatkan seluruh pikiran kepada-Nya, kita akan selalu "menang" dalam segala hal.
Tidak ada keluh kesah saat mengalami kesulitan, tidak mudah gelisah atau takut dan tidak sombong.

Saudaraku,
segala sesuatu yang baik yang ada pada kita saat ini adalah perbuatan baik Allah.
Hidup bukan hanya sekedar tentang benda-benda duniawi, bukan hanya tentang makanan dan minuman dan bukan pula tentang penghiburan.
Oleh karena itu, barang siapa menerima lebih banyak tidak pantas untuk sombong dan merasa itu atas jasanya sendiri.
Dan yang menerima sedikit, tidak perlu merasa golongan kecil dan lalu memelihara "iri hati" yang justru akan semakin melemahkan dirinya sendiri.

Saudaraku,
mari arahkan pandangan kita kepada "keajaiban Allah".
Kita akan menemukan banyak keajaiban di langit dan di bumi, sehingga kita tidak kehilangan "kebijaksanaan".
Lalu dalam keadaan apapun kita tidak pernah merasa kekurangan dan selalu tergerak dengan penderitaan sesama.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 15 Februari 2020

Bapa
Kami buka hati kami untuk hukum-hukum-Mu
Kami buka mata kami untuk keajaiban karya-Mu
Kami buka telinga kami untuk kidung indah-Mu
Dengan demikian kami berjalan dalam perintah-Mu
Supaya keajaiban-Mu nyata melalui hidup kami

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)