Cetak halaman ini

Injil Lukas 8:4-15;

Ayat 10-15:

Luk 8:10
Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.
Luk 8:11
Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.
Luk 8:12
Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
Luk 8:13
Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
Luk 8:14
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
Luk 8:15
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
--------

Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajar dengan perumpamaan-perumpamaan.
Tidak semua orang yang mendengar mampu memahami pengajaran itu.
Hanya orang-orang yang "punya telinga yang mendengar" dan yang "punya mata yang melihat."
Semua orang diberikan kesempatan untuk mendengar Injil tetapi hanya sedikit orang yang terpanggil untuk masuk didalamnya.
Sebab tanpa Roh Kudus mata dan telinga amanusia tidak akan melihat dan mendengar hal-hal kerajaan Allah, apalagi mengetahuinya.
Terlebih orang yang tidak sanggup menutup pancaindranya akan terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup.
Sehingga tidak ada tempat untuk Kerajaan Allah dalam dirinya.

Saudaraku,
jangan tergoda oleh suara lantang keduniawian tetapi dengarkanlah "bisikan kebenaran" yang memberikan pengajaran dari dalam hati.
Tutuplah mata untuk barang-barang duniawi, jika kita ingin sungguh-sungguh mendengar sabda Allah.
Memang tidak mudah sebab suara-suara dunia terdengar lebih merdu, terlebih jika disambut dengan hawa nafsu.
Maka mari kita "pelihara firman Tuhan", sebab hidup ini tidak pernah pasti.
Supaya jika kita mengalami berbagai macam kesulitan, hidup kita tidak menyimpang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 17 September 2022

Allah Bapa kami
Kami sangat-sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada-Mu
Sebab Engkau berikan kami karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan-Mu
Sehingga mata kami tidak lagi tertarik dengan kenikmatan dan kepuasan duniawi
Kami sadar daging ini selalu menuntut dan selalu minta dikasihani
Maka kami mohon puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Dan hiburlah kami dengan kidung surgawi

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Nilai butir ini
(0 pemilihan)