"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Matius 20:20-28;

Saya kutip sebagian:

Mat 20:25
Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Mat 20:26
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Mat 20:27
dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
Mat 20:28
sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
-------------

Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani

Saudaraku,
setiap manusia pasti tahu bagaimana melayani, sebab tidak ada satu pun manusia yang lahir langsung bisa berjalan dan mengusahakan kebutuhannya sendiri.
Terlebih kita sebagai umat kristiani, Tuhan kita Yesus Kristus adalah Pelayan Sejati, seluruh hidup-Nya untuk melayani.
Jadi jika ada seorang kristiani yang hidupnya tidak melayani orang lain, tidak peduli dengan orang lain, itu aneh.
Berarti dia punya baju kristen hanya dipakai pada hari minggu, melayani di gereja.
Dia punya baju kerja dipakai saat bekerja, mengerjakan pekerjaannya sendiri dan tidak peduli dengan rekan sekerjanya.
Dan di rumahpun pasti juga ingin dilayani.

Saudaraku,
saya melihat ada 2 hal yang menghalangi orang untuk melayani, untuk berbuat baik, untuk berbuat kasih.
Yaitu karena mengingat hari kemarin dan khawatir tentang hari esok.
Contoh mengingat hari kemarin: dulu waktu aku susah aja gak ada yang peduli!
Contoh khawatir tentang hari esok: waah.. saya mesti nabung untuk nanti beli ini dan itu, untuk biaya masuk sekolah tahun depan, dan lain sebagainya.
Saya pun melihat ada 2 hal melayani.
Berbagi kepada orang lain dan mendoakan orang lain.
Dan tidak perlu saya berikan contoh, saya yakin semua orang kristiani mengetahui bagaimana melayani dan berbuat kasih.

Saudaraku,
kita telah melihat Tuhan kita melayani.
Maka mari mempraktekan semua yang telah kita lihat dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Melayani itu lebih dari memberi, ada kalanya membutuhkan pengorbanan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 25 Juli 2020

Kepada-Mu ya Bapa kuserahkan hidup kami
Apa yang Engkau kehendaki terjadilah
Dan Engkau tahu kami membutuhkan rahmat-Mu
Supaya kami mampu mengalahkan keinginan diri
Dan supaya kami tetap rendah hati dalam melayani

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)