Cetak halaman ini

Injil Matius 8:5-17;

Saya kutip ayat 5-10, 13;

Mat 8:5
Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
Mat 8:6
Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita."
Mat 8:7
Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya."
Mat 8:8
Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Mat 8:9
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
Mat 8:10
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
-----------
Mat 8:13
Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.
------------

Sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel

Saudaraku,
di dalam Injil banyak orang disembuhkan oleh karena iman mereka.
Tuhan tidak pernah berubah, yang diperlukan adalah orang-orang yang beriman, maka keajaiban-keajaiban akan terjadi.

Saudaraku,
membanggakan diri atas perbuatan-perbuatan kita atau pencapaian-pencapaian kita bisa melumpuhkan iman kita.
Lihatlah dalam Injil Matius pagi ini, perwira itu datang dengan hati yang tulus, hati yang peduli dengan hambanya yang sedang sakit dan datang dengan rendah hati dihadapan Tuhan Yesus.
Bagi yang saat ini masih sombong, coba lihatlah dengan jujur dirimu sendiri, sesungguhnya engkau tiidak memiliki apa-apa yang pantas engkau banggakan.
Yang engkau anggap pencapaianmu, yang engkau anggap kesuksesanmu, yang engkau anggap kekayaanmu, semua itu tidak mungkin engkau raih sendirian.
Banyak orang dikehidupanmu yang membawamu menjadi seperti apa hari ini.

Saudaraku,
tanpa kerendahan hati, iman tidak akan pernah bertumbuh.
Dan iman bukan suatu kebajikan yang hanya untuk dikotbahkan, tetapi iman harus menjadi satu-satunya yang mendorong setiap tindakan, bagi orang yang percaya kepada Kristus.
Maka mari, janganlah hanya menuruti dorongan hati dan jangan menuruti apa kata orang.
Kalahkanlah diri dan ikuti perintah Roh.
Memang rasanya tidak enak, tetapi itulah jalan yang harus kita tempuh supaya hidup kita layak dihadapan-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 26 Juni 2021

Tuhan Yesus
Kupercayakan hidup kami hanya kepada-Mu
Sudilah Engkau menjaga dan melindungi kami supaya kami tetap tunduk kepada-Mu
Tidak mudah tergoda oleh segala kesombongan dunia
Hiudup rendah hati dan senantiasa menghadirkan kebaikan dan belas kasih-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(1 Pilih)