"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Yohanes 7:37-39;

Yoh 7:37
Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
Yoh 7:38
Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
Yoh 7:39
Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.
--------

Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

Seorang ayahnya mengantar anaknya ke kamar tidur dan menyuruh anaknya untuk segera tidur.
Lampu kamar dimatikan.
Beberapa menit kemudian: ayah.. aku haus, bisakah ayah mengambilkan minum?
Karena sang ayah sedang mengerjakan sesuatu, ia menjawab: cepatlah tidur.
Beberapa menit kemudian si anak berteriak lagi: ayah aku haus ambilkan minum.
Ayahnya berteriak: jika kamu minta minum lagi kamu akan kupukul.
Beberapa saat kemudian si anak berkata: ayah ketika ayah akan memukulku bisakah ayah membawakan air minum?

Saudaraku,
melalui cerita itu saya hanya ingin mengajak Saudara untuk masuk dalam permenungan: seberapa "haus" kita terhadap Allah.
Apakah kerinduan kita kepada Allah, seperti kisah anak itu yang rela dipukul oleh ayahnya, karena ia sangat haus dan ingin minum?

Saudaraku,
kenyataannya "kemanusiaan" kita cenderung "mencari diri sendiri", bahkan menjadi hamba diri, diperintah oleh hawa, nafsu, rasa.
Ketika kita setiap hari menginginkan Allah seperti kita sedang kehausan maka kita "pasti akan hidup dalam kehendak-Nya".
Maka baiknya kita selalu menyadari, tidak ada sesuatu yang lebih baik di dunia ini, selain daripada hidup dalam rahmat Allah.
Oleh karena itu mari kita pelihara semangat kerinduan kepada rahmat Allah.
Saat kita selalu merindukan rahmat Tuhan, "kerinduan" itu menjaga kita dan membangkitkan pengharapan yang luar biasa akan rahmat Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 27 Mei 2023

Tuhan Yesus
Dengan doa dan ucapan syukur, kami berusaha mengarahkan hati hanya kepada-Mu
Dan mengucap syukur atas pemeliharan-Mu
Kami mohon ampunilah kekurangan dan kesalahan kami
Tuntunlah kami dan sembuhkanlah kami
Kami serahkan hidup kami dalam belas kasih dan kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(1 Pilih)