Cetak halaman ini

Injil Lukas 5:27-32;

Saya kutip sebagian:

Luk 5:29
Dan Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya dan sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama-sama dengan Dia.
Luk 5:30
Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: "Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Luk 5:31
Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;
Luk 5:32
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."
--------

Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat

Saudaraku,
apakah aktivitas spiritual kita sampai dengan hari ini telah membawa kita sampai ke "pertobatan"?
Saya suka dengan Mazmur Daud:
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.
Setiap ingat Mazmur tersebut rasa-rasanya saya memang "pantas dihukum" dan kehidupan rohani saya masih terus menerus diperjuangkan.

Saudaraku,
mari saya ajak memeriksa diri perlahan-lahan dan dengan penuh keberanian.
Rasa-rasanya setiap perbuatan saya yang menyimpang, diakibatkan oleh ketakutan saya dalam memutuskan "jerat yang tersembunyi".
Dan memang "umpan didalam jerat" itu terlihat sangat menggiurkan dan menarik hati.

Saudaraku,
pertobatan sejati adalah saat hidup kita "dikuasai Roh Kudus".
Maka mari hadirkan Allah dalam segala situasi dan jangan mencoba tawar-menawar dengan keinginan diri, sebab saya sangat-sangat yakin kita akan kalah.
Dan mari coba perhatikan setiap ketidaknyamanan yang kita alami disebabkan oleh terlalu seringnya kita hidup seolah-olah Tuhan itu ada di langit bersama bintang-bintang.
Kita lupa bahwa Ia setia disisi kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 29 Februari 2020

Kami mohon kepada-Mu ya Bapa
Jagalah diri kami terhadap godaan-godaan iba terhadap diri sendiri
Dan kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami kuat bertahan dalam kesabaran
Penuhilah kami dengan cinta kasih-Mu
Dan kami mohon tangan-Mu membimbing dan menuntun kami agar tetap tegak berjalan diantara jerat-jerat yang tersembunyi

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Nilai butir ini
(0 pemilihan)