Injil Markus 1:21-28;
Saya kutip sebagian:
Mrk 1:23
Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:
Mrk 1:24
"Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
Mrk 1:25
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!"
Mrk 1:26
Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.
Mrk 1:27
Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya."
--------
Apa ini? Suatu ajaran baru, Ia berkata-kata dengan kuasa
Saudaraku,
sebagai seorang kristiani, anak-anak Allah, semua bagian dari diri kita seharusnya memancarkan kuasa Allah.
Berusaha dengan rajin supaya dimanapun dalam segala sesuatu yang kita ucapkan dan yang kita kerjakan dalam kuasa Allah.
Supaya kita tidak dikuasai oleh ucapan atau pekerjaan itu, lalu kita terikat olehnya.
Dan memandang setiap kejadian dengan "mata Allah", yaitu belas kasih dan pengampunan.
Dengan demikian kita tidak mudah menuduh dan menghakimi siapapun, walaupun mungkin merasa memiliki cukup alasan.
Saudaraku,
perkataan Tuhan Yesus bukan dongeng, jika kita mau dan sungguh-sungguh berserah diri, Sabda itu berkuasa mengusir segala yang jahat dari dalam diri kita.
Terkadang saya tersenyum sendiri saat ada "ritual" pengusiran roh-roh jahat misalnya oleh paranormal.
Ada juga aliran yang sering mengadakan acara seperti itu, saya pun tertawa.
Pertanyaannya: apabila "Sabda Tuhan" hidup dalam diri manusia, apakah mungkin roh jahat ada dalam dirinya?
Menurut saya, kita telah mendengar Sabda Tuhan, hidupi Sabda itu sehingga kuat berakar dalam hidup kita.
Pasti segala yang jahat tidak akan berani mendekat kepada kita.
Hati dan pikiran menjadi bersih dan penuh kemuliaan-Nya.
Saudaraku,
janganlah hanya mencari kata dan kalimat indah dalam Injil lalu "latah mengucapkannya", ada banyak pula teguran yang keras.
Dan semoga karena "cinta kebenaran" lah yang mengarahkan telinga kita kepada Sabda Tuhan dan mengarahkan mata kita kepada pekerjaan Allah.
Sehingga hanya Tuhan yang berkuasa atas hidup kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 14 Januari 2020
Dengan rendah hati kami mendengarkan Sabda-Mu ya Bapa
Kami mohon kuasaliah hati dan pikiran kami
Dan nyatakanlah kuasa-Mu dalam hari-hari hidup kami
Supaya ucapan dan perbuatan kami
Mengukir belas kasih dan kabar baik dalam hidup setiap orang di kehidupan kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin