"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 1:26-38;

Ayat: 28-35:

Luk 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Luk 1:29
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
Luk 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
Luk 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
--------

"Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah

Saudaraku,
saya ingatkan kembali bahwa "kekristenan itu bukanlah agama".
Kekristenan adalah "relasi dengan Tuhan Yesus".
Untuk itulah Tuhan Yesus lahir ke dunia supaya kita menjadi seperti Dia,
Tuhan Yesus menunjukkan kepada kita, bagaimana kita hidup dalam hubungan dengan Allah.
Tuhan Yesus menunjukkan kepada kita, "pribadi dan sifat Allah" dalam istilah manusia.
Tuhan Yesus datang untuk membantu kita "membangun hubungan dengan Allah" yang benar.

Saudaraku,
Natal adalah kasih Allah yang luar biasa bagi kita manusia.
Coba perhatikan hidup kita masing-masing, apakah hidup kita juga menjadi perwujudan belas kasih Allah?
Roh Allah tinggal dan bergerak didalam setiap orang yang percaya kepada Anak.
Tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah.(Bdk Rm 8:15)
Jadi saya ingatkan kembali bahwa "kekristenan itu bukan agama."
Maka mari taat kepada Roh, supaya kita tetap berada dalam kehendak dan kuasa Allah.
Roh membawa kita kepada kekekalan bersama Allah, daging menyeret kita kepada kebinasaan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 20 Desember 2022

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau membuka mata dan telinga kami
Sehingga kami melihat Putera-Mu, Tuhan Yesus Kristus
Setiap hari kami memohon rahmat-Mu supaya kami taat kepada penglihatan dan pendengaran itu
Sebab kami sadar bahwa daging ini lemah dan selalu menuntut
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Nilai butir ini
(0 pemilihan)