Cetak halaman ini

Injil Matius 22:23-26;

Mat 23:23
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.
Mat 23:24
Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan.
Mat 23:25
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.
Mat 23:26
Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.
-------------

Bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih

Saudaraku,
tentang membersihkan dahulu sebelah dalam cawan, mari mencermati apa yang diajarkan oleh Rasul Petrus:
Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
(1Pet 3:3-4)

Saudaraku,
kemurnian hati bisa dicapai apabila dalam segala hal kita hanya mengusahakan apa yang berkenan dihadapan Tuhan dan yang baik dan berguna bagi sesama.
Jika hati kita murni maka kita akan melihat segala-galanya dengan sangat jelas dan dapat memahaminya dengan sangat baik.
Oleh karena itu kita harus rajin memeriksa keadaan diri sendiri, tetapi jangan mudah percaya kepada diri sendiri.
Sebab adakalanya pengetahuan atau pemahaman kita tidak cukup.
Apalagi jika tidak bisa membuang segala keruwetan duniawi yang jelas-jelas nampak nyata dan kita hadapi setiap hari.
Terlebih hal-hal duniawi memang kita rasakan sangat nikmat dan menyenangkan.
Contoh sederhana: eh Pak Yo, bajunya baru ya, bagus!
Siapakah yang tidak merasa gembira mendapat sapaan seperti itu, walau sebenarnya mungkin orang yang menyapa hanya basa-basi.

Saudaraku,
kegembiraan anak-anak Allah itu adalah luapan dari hati nurani yang bersih, bukan oleh karena sesuatu yang berasal dari luar diri.
Orang yang hati nuraninya bersih, jauh dari keluh kesah dan walaupun menghadapi kesulitan akan selalu merasa gembira.
Mari coba perhatikan kegembiraan duniawi tidak berlangsung lama dan biasanya akan diikuti oleh kesedihan.
Kegembiraan orang-orang dunia bersumber dari kemunafikan dan menipu diri sendiri.
Namun kegembiraan anak-anak Allah bersumber dan berakar pada kebenaran.
Maka marilah kita dengan berbagai cara dan usaha, menjaga agar suara hati kita bersih.
Sebab orang tidak akan menjadi lebih suci karena dipuji-puji atau bertambah jahat karena dicela.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 25 Agustus 2020

Tuhan Yesus Kristus
Kami hanya mencari Engkau
Kami serahkan diri sepenuhnya kepada-Mu
Kami mohon puaskan kami hanya oleh belas kasih-Mu
Sehingga kami tidak mudah tergoda oleh gemerlapnya dunia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Nilai butir ini
(1 Pilih)