Cetak halaman ini

Injil Lukas 2:22-35;

Saya kutip ayat 25-32;

Luk 2:25
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
Luk 2:26
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Luk 2:27
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,
Luk 2:28
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:
Luk 2:29
"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,
Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
Luk 2:31
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,
Luk 2:32
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."
-----------

Sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa

Saudaraku,
Simeon mengajarkan kepada kita bagaimana memelihara pengharapan.
Tidak tergoyahkan dalam segala keadaan dan tetap setia hidup dalam pengharapan itu.
kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Sampai kapan Simeon akan mati? Ia tidak tahu.
Satu hal yang membuat Simeon setia adalah karena Ia melihat Allah.

Saudaraku,
seorang kristiani tidak mungkin TIDAK melihat Allah.
Sebab ia dipelihara oleh Roh Kudus dan Roh Kudus itu yang menyembuhkan matanya yang buta dan telinganya yang tuli.
Jadi jika seorang kristiani tidak melakukan pekerjaan Allah, ia adalah orang yang munafik atau seorang pemberontak.
Jika seorang kristiani tangannya tidak tergerak untuk berbuat kasih, sesungguhnya ia melawan Allah.
Jika seorang kristiani tidak membawa kedamaian, sesungguhnya ia sedang menyiapkan kuburnya sendiri.

Saudaraku,
dalam Tuhan kita Yesus Kristus kita melihat keselamatan dari Allah.
Permenungannya bagi kita: Apakah penglihatan itu mampu membuat kita setia hidup dalam kehendak-Nya?
Saya tidak tahu apa yang menyibukkan pikiran Saudara.
Saya tidak tahu tujuan hidup Saudara.
Dan saya tidak tahu apakah saat ini Saudara masih melhat Allah.
Maka marilah kita melihat diri kita sendiri dengan jujur.
Supaya kita tetap setia hidup di jalan Tuhan dan mata kita tetap tertuju kepada keselamatan kekal.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 29 Desember 2020

Tuhan Yesus
Kami ingin selalu dekat dengan-Mu
Sebab hanya Engkaulah tujuan hidup kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan
Untuk melepaskan diri dari segala hiruk pikuk duniawi
Supaya kami tetap setia hidup dalam belas kasih dan kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Nilai butir ini
(1 Pilih)