Cetak halaman ini

Injil Matius 10:34 - 11:1;

Saya kutip sebagian:

Mat 10:37
Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
Mat 10:38
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
Mat 10:39
Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Mat 10:40
Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
Mat 10:41
Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
Mat 10:42
Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."
------------

Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku

Saudaraku,
salib adalah kunci pintu kepada keselamatan, di dalam salib itulah kehidupan.
Tidak ada keselamatan bagi jiwa, selain melalui dengan salib.

Saudaraku,
kita boleh punya rencana yang baik dan kita bisa mengatur segala sesuatu menurut kemauan dan keinginan kita sendiri.
Namun kita harus selalu menyadari bahwa jalan tidak selalu rata.
Dimana-mana kita akan bertemu dengan kesulitan namun kesulitan yang paling berat adalah saat kita menjadi beban bagi diri kita sendiri.
Yaitu dimana kita tidak pernah berani melihat keadaan diri sendiri sehingga hidup hanya dikuasai oleh keinginan-keinginan.
Kita tinggal di dunia namun tujuan akhir kita adalah kehidupan kekal bersama Bapa.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak sama dengan dunia.
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.(Rm 12:2)
Melakukan apa yang baik dan yang berkenan kepada Allah, tidak mungkin terhindar dari salib.
Maka mari tetap setia kepada salib, supaya penderitaan kita di dunia ini membawa kita ke tempat yang kita tuju.
Tidak ada orang yang mampu memahami hal-hal sorgawi, kecuali ia yang bersedia mati raga dan menundukkan diri dalam kesengsaraan bagi Kristus.
Di tempat itu berakhirlah semua penderitaan, memperoleh kedamaian jiwa dan mahkota abadi.
Jika ada cara lain selain memikul salib, tentu Tuhan Yesus telah mengatakannya kepada kita.
Oleh karena itu mari tetap bertekun dalam iman.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 13 Juli 2020

Kami mohon rahmat-Mu, ya Tuhan Yesus
Dan perbaruilah kami setiap hari dengan kasih-Mu
Supaya dalam segala hal kami tidak mudah berkeluh kesah dan khawatir
Engkau telah menderita lebih dulu untuk keselamatan kami
Engkau juga yang akan menguatkan kami untuk tetap kuat dalam setiap penderitaan
Dan kami percaya di dalam salib-Mu itu ada kehidupan
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin

Nilai butir ini
(1 Pilih)